Dailybisnis.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara merealisasikan komitmen tanggung jawab sosialnya dengan menyalurkan dana sebesar Rp235.621.935 sepanjang Semester I 2026. Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini disalurkan ke berbagai sektor guna mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyatakan bahwa penyaluran dana ini merupakan bentuk perwujudan peran aktif perusahaan sebagai motor penggerak pembangunan sosial di Sumatera Utara dan sekitarnya.
“KAI ingin kehadiran jalur kereta api membawa dampak positif yang langsung dirasakan warga. Oleh karena itu, alokasi TJSL Semester I ini kami formulasikan secara komprehensif, mulai dari sektor kesehatan, perbaikan sarana dan prasarana ibadah, pelestarian lingkungan, hingga bantuan sosial kemasyarakatan,” ujar Anwar, Jumat (17/7).
Secara rinci, program bantuan tersebut menyasar sejumlah sektor prioritas. Di bidang kesehatan, KAI fokus mendukung pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil. Sementara di bidang infrastruktur dan lingkungan, perusahaan menyalurkan bantuan untuk penghijauan, renovasi fasilitas pendidikan, serta perbaikan sarana ibadah.
Dalam memastikan pemerataan distribusi bantuan, KAI Divre I Sumut menyasar berbagai kabupaten dan kota di wilayah kerjanya, mulai dari Medan, Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Batu Bara, Pematang Siantar, hingga wilayah Banda Aceh. Pihak manajemen menegaskan bahwa setiap penyaluran bantuan telah melalui mekanisme evaluasi ketat berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat.
Sebagai penutup, Anwar menegaskan bahwa perusahaan akan terus memantau efektivitas program ini agar memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Total bantuan Rp235,6 juta pada semester pertama ini adalah bukti nyata akuntabilitas sosial kami. Ke depan, KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini agar sinergi antara perusahaan dan masyarakat semakin kokoh, sekaligus menjadi pilar pendukung bagi peningkatan kualitas hidup warga di sepanjang jalur kereta api,” tutup Anwar.











