Dailybisnis.com, Medan — PT Railink (KAI Bandara) memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api melalui kegiatan sosialisasi preventif di petak jalan Stasiun Medan–Stasiun Binjai, tepatnya di KM 14+600, Jalan Bakuna Bakung Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal.
Kegiatan yang melibatkan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Divre I Sumatera Utara ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi jalur rel, khususnya perlintasan sebidang.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan membentangkan spanduk edukasi serta memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan. Masyarakat diingatkan untuk menerapkan prinsip “berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dengarkan suara kereta, dan patuhi rambu” sebelum menyeberang.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan bahwa keselamatan di jalur rel bukan sekadar tanggung jawab operator semata, melainkan kebutuhan kolektif.
“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab operator, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan disiplin seluruh pengguna jalan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di perlintasan sebidang dengan selalu mematuhi rambu-rambu dan mengutamakan perjalanan kereta api. Kepatuhan terhadap aturan keselamatan merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar Porwanto, Selasa (4/7).
Aspek hukum mengenai keselamatan ini telah diatur tegas dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Berdasarkan Pasal 124, ditegaskan bahwa “pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.”
KAI Bandara secara tegas menghimbau masyarakat agar tidak menerobos palang pintu atau mengabaikan sinyal peringatan demi menghindari risiko fatal. Aktivitas warga di sekitar jalur rel juga dilarang keras karena membahayakan diri sendiri maupun kelancaran operasional kereta.
Melalui edukasi berkelanjutan ini, PT Railink berharap budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar di Sumatera Utara demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan selamat.





