Dailybisnis.com, Karo — Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo menindak tegas praktik pungutan liar di kawasan objek wisata pemandian air panas Sidebu Debu, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. Dalam penindakan tersebut, aparat kepolisian menetapkan dua orang berinisial PS dan HS sebagai tersangka serta mengamankan uang tunai senilai Rp694.000 yang diduga sebagai hasil pengutipan liar dari pengunjung.
Kepala Polres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho,S.H., S.I.K., M.S, menyatakan bahwa jajarannya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang meresahkan wisatawan dan berpotensi mengganggu sektor pariwisata daerah.
Kasus ini bermula pada Sabtu (8/8) pukul 18.00 WIB ketika sekelompok wisatawan yang melintas menuju kawasan wisata dihentikan oleh sejumlah orang dan dipungut biaya sebesar Rp10.000 per orang. Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan tiga orang warga Desa Doulu.
Dari tiga orang yang diamankan, penyidik menetapkan PS dan HS sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya berinisial PP dipulangkan karena tidak terbukti terlibat. Selain itu, polisi turut mengamankan seorang warga berinisial AFT pada Minggu (9/8) untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami kemungkinan adanya tersangka lain.
Akibat perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 482 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.
Penindakan ini sempat memicu aksi protes warga berupa pemblokiran akses jalan di depan bekas Pos Pengutipan 2 pada pukul 22.00 WIB. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian melakukan pendekatan persuasif, sehingga warga bersedia membuka kembali akses jalan pada keesokan harinya.
Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan mencegah terulangnya praktik serupa, Polres Karo bersama Kodim 0205/Tanah Karo, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata telah mendirikan pos pengamanan terpadu di lokasi.
Kepolisian mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak ragu berkunjung ke Kabupaten Karo karena keamanan di kawasan wisata telah dijamin secara penuh oleh aparat gabungan.





