Dailybisnis.com, Aceh Besar – Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah Serambi Mekkah terus bergulir. Melalui unit operasional Fuel Terminal (FT) Krueng Raya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut resmi meluncurkan Foodcourt UMKM di Desa Meunasah Mon, Aceh Besar, Jumat (3/4).
Pusat kuliner ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebanyak 28 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima manfaat langsung dari program ini, dengan tersedianya 15 unit kios usaha yang siap beroperasi.
Bukan Sekadar Bangunan Fisik
Pertamina menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada penyediaan fasilitas fisik semata. Untuk memastikan daya saing, para pelaku usaha dibekali dengan paket lengkap pengembangan kapasitas.
“Kami ingin menciptakan ekosistem usaha yang produktif. Pelaku UMKM tidak hanya diberi tempat, tapi juga kesempatan berkembang lewat pelatihan memasak dan standar pelayanan (service excellence) bersama chef profesional,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Senada dengan hal tersebut, Fuel Terminal Manager Krueng Raya, Danang Agung Saputra, menekankan pentingnya filosofi tumbuh bersama masyarakat. Menurutnya, kemandirian ekonomi adalah kunci agar manfaat operasional perusahaan dapat dirasakan secara jangka panjang oleh warga lokal.
Dampak Nyata bagi Warga
Kehadiran foodcourt ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Rika, salah satu penerima manfaat, mengaku program ini menjadi titik balik bagi ekonomi keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dengan adanya foodcourt ini, kami sekarang memiliki tempat usaha yang layak dan permanen untuk menambah penghasilan,” ungkapnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah kolaboratif ini. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Sulaimi, M.Si, yang mewakili Bupati Aceh Besar, menyebut program ini selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Ini adalah bentuk nyata penguatan ekonomi kerakyatan. Kami mengapresiasi kontribusi Pertamina yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan daerah,” tutur Sulaimi.
Program ini juga merupakan implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yakni penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Guna menjamin keberlanjutan, Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring berkala terhadap perkembangan bisnis para pelaku UMKM di Desa Meunasah Mon.
























