Dailybisnis.com, Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut resmi memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kg di wilayah Labuhanbatu Utara. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap pemberitaan media terkait dugaan penyimpangan distribusi di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran awal untuk memastikan kesesuaian fakta secara komprehensif.
Dinamika Operasional dan Tantangan Geografis
Berdasarkan klarifikasi awal, Fahrougi menjelaskan bahwa aktivitas pengangkutan LPG yang sempat menjadi sorotan merupakan bagian dari dinamika operasional, terutama di wilayah dengan akses geografis yang sulit.
“Dalam kondisi tertentu, terdapat praktik penyesuaian operasional oleh mitra distribusi guna menjaga kelancaran penyaluran energi ke wilayah yang sulit dijangkau,” ujar Fahrougi dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyesuaian tersebut tidak boleh melanggar aturan. Seluruh proses distribusi wajib mengacu pada Standard Operational Procedure (SOP) resmi dan aspek keselamatan (safety) serta ketentuan administrasi yang berlaku.
Instruksi Tegas kepada Agen dan Pangkalan
Guna meminimalisir celah penyimpangan, Pertamina telah menginstruksikan seluruh agen untuk memastikan armada distribusi memenuhi standar teknis, memiliki identitas resmi, dan dokumen pengangkutan yang lengkap.
Agen juga diwajibkan memastikan LPG subsidi hanya disalurkan ke pangkalan resmi sesuai rencana distribusi.
“Seluruh transaksi harus tercatat dalam sistem untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas,” tambah Fahrougi.
Sanksi bagi PelanggarPertamina berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan intensif. Jika ditemukan ketidaksesuaian atau pelanggaran di lapangan, perusahaan tidak segan mengambil tindakan tegas.
“Apabila ditemukan ketidaksesuaian, kami akan melakukan langkah penegakan sesuai aturan yang berlaku secara proporsional dan bertahap,” tegasnya.
Sinergi dan Imbauan Masyarakat
Dalam upaya menjaga stabilitas stok dan harga, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta aparat penegak hukum. Tujuannya agar LPG subsidi tersalurkan tepat sasaran sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan dan mendukung pemerataan distribusi agar ketersediaan energi berkelanjutan serta melaporkan kendala atau mencari informasi melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau memantau media sosial resmi @pertamina_sumbagut.
























