• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
    • All
    • Film
    • Music
    140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

    140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

    Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

    Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

    KA Srilelawangsa Layani 1,3 Juta Penumpang, Andalan Baru Mobilitas Binjai-Medan

    KA Srilelawangsa Layani 1,3 Juta Penumpang, Andalan Baru Mobilitas Binjai-Medan

    Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Satu Rumah Ambruk

    Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Satu Rumah Ambruk

    Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut

    Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut

    ICONNET Hadir di Car Free Day Banda Aceh, Tawarkan Internet Fiber Optik untuk Dukung Produktivitas Digital

    ICONNET Hadir di Car Free Day Banda Aceh, Tawarkan Internet Fiber Optik untuk Dukung Produktivitas Digital

    Pertamina Patra Niaga Dorong Literasi Lingkungan bagi Siswa Pesisir Medan lewat Program SEKAR

    Pertamina Patra Niaga Dorong Literasi Lingkungan bagi Siswa Pesisir Medan lewat Program SEKAR

    Panut Hadisiswoyo: 25 Tahun Berdiri di Garis Terakhir Menjaga Ekosistem Sumatra

    Panut Hadisiswoyo: 25 Tahun Berdiri di Garis Terakhir Menjaga Ekosistem Sumatra

    KAI Divre I Sumut Salurkan Rp235,6 Juta untuk Program TJSL Semester I 2026

    KAI Divre I Sumut Salurkan Rp235,6 Juta untuk Program TJSL Semester I 2026

  • Ragam
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
    • All
    • Film
    • Music
    140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

    140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

    Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

    Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

    KA Srilelawangsa Layani 1,3 Juta Penumpang, Andalan Baru Mobilitas Binjai-Medan

    KA Srilelawangsa Layani 1,3 Juta Penumpang, Andalan Baru Mobilitas Binjai-Medan

    Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Satu Rumah Ambruk

    Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Satu Rumah Ambruk

    Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut

    Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut

    ICONNET Hadir di Car Free Day Banda Aceh, Tawarkan Internet Fiber Optik untuk Dukung Produktivitas Digital

    ICONNET Hadir di Car Free Day Banda Aceh, Tawarkan Internet Fiber Optik untuk Dukung Produktivitas Digital

    Pertamina Patra Niaga Dorong Literasi Lingkungan bagi Siswa Pesisir Medan lewat Program SEKAR

    Pertamina Patra Niaga Dorong Literasi Lingkungan bagi Siswa Pesisir Medan lewat Program SEKAR

    Panut Hadisiswoyo: 25 Tahun Berdiri di Garis Terakhir Menjaga Ekosistem Sumatra

    Panut Hadisiswoyo: 25 Tahun Berdiri di Garis Terakhir Menjaga Ekosistem Sumatra

    KAI Divre I Sumut Salurkan Rp235,6 Juta untuk Program TJSL Semester I 2026

    KAI Divre I Sumut Salurkan Rp235,6 Juta untuk Program TJSL Semester I 2026

  • Ragam
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home News

Jeritan dari Lumbung Pangan: Ketika Petani Karo Terlilit Utang dan Dipaksa Kalah oleh Bawang Ilegal

by Gun
Mei 26, 2026
in News
0
Jeritan dari Lumbung Pangan: Ketika Petani Karo Terlilit Utang dan Dipaksa Kalah oleh Bawang Ilegal
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Kondisi memprihatinkan tengah melanda sektor pertanian di Sumatra Utara, khususnya para petani bawang merah di Tanah Karo. Maraknya penyelundupan bawang merah ilegal serta serangan wabah hama misterius membuat para petani berada di titik nadir, hingga kehilangan motivasi untuk terus berproduksi.

Jeritan hati tersebut disampaikan dengan emosional oleh perwakilan petani bawang asal Kabupaten Karo, Rosina. Ia berbicara dalam Diskusi Publik bertajuk “Impor Ilegal Bawang Merah: Swasembada antara Eutopia atau Realita?” yang digelar di Aula Suratman, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (FP USU), pada Selasa (26/5/2026).

Rosina menilai aparat dan pemerintah di Sumatra Utara seolah menutup mata dan tidak memberikan tindakan tegas terhadap carut-marut ini. Ia pun membagikan kisah pilunya saat mendapati hasil panennya merosot tajam akibat penyakit tanaman yang tidak biasa.

“Biasanya dari modal 300 kg bibit, saya bisa memanen sekitar 5 sampai 6 ton bawang padat. Tapi kemarin, saya hanya bisa memanen 2.300 kg (2,3 ton). Itu pun dipotong penyusutan dan kerusakan hampir 400 kg. Kenapa? Karena bawang terpaksa dipanen sebelum waktunya,” ujar Rosina dengan nada bergetar.

Menurut Rosina, tanaman bawangnya mendadak layu oleh penyakit ganjil yang kebal terhadap segala jenis pestisida biasa. Demi menekan kerugian yang lebih masif, ia terpaksa mempekerjakan buruh harian untuk memanen dini. Nestapa tidak berhenti di situ; usai dipetik, hasil panennya harus telantar di ladang selama tiga hari tiga malam akibat cuaca buruk yang ekstrem.

Secara garis besar, Rosina merangkum 3 hantaman berat yang kini dihadapi petani Karo:

Ke hancuran Harga Pasar: Serbuan bawang ilegal yang dijual sangat murah merusak harga pasaran, membuat modal besar yang dikeluarkan petani lokal menjadi sia-sia.

Wabah Penyakit Tidak Lazim: Petani mencurigai hama tersebut dibawa dari luar negeri karena obat-obatan pertanian yang biasa digunakan mendadak tidak mempan.

“Kami tidak tahu apakah ini normal atau sengaja dimasukkan, yang jelas obat pertanian tidak berfungsi lagi,” ketusnya.

Matinya Motivasi Petani Hingga 80%: Kerugian yang terus berulang mengikis gairah bertani hingga tersisa 20% saja. Demi menyambung hidup, mayoritas petani kini terikat utang pada tengkulak (tokek).

Rosina sangat menyayangkan ironi ini. Sumatra Utara yang dikenal subur dan kaya akan hasil bumi justru membuat petaninya merana.

“Kami puluhan tahun menanam bawang, tapi sekarang sudah mati tanpa hasil. Gagal,” ucapnya pilu.

Meski begitu, kehadiran mahasiswa Fakultas Pertanian memberi secercah harapan. Rosina berharap gerakan mahasiswa ini konsisten mengawal hak petani hingga ke level Kementerian Pertanian. Ia juga menantang ketegasan pemerintah untuk merazia gudang-gudang penampungan bawang ilegal.

“Tolong bantu kami. Ambil dan sita betul-betul bawang ilegal yang mereka simpan. Jika pemerintah serius, mari kita buka terang-terangan (prosesnya). Hari ini mungkin hanya komoditas bawang yang dihancurkan, tapi jika dibiarkan, besok-besok komoditas lain juga akan mati,” tegas Rosina memungkasi pernyataannya.

Orasi Alestani Karo: Menggugah Kesadaran dan Membakar Semangat Mahasiswa

Alestani Karo, tokoh penggerak yang mewakili petani dari tiga kabupaten lumbung pangan (Karo, Samosir, dan Simalungun), turut membakar semangat ratusan mahasiswa melalui orasinya yang berapi-api.

“Kita semua berasal dan hidup dari desa. Ibu bapak kita petani. Anda bisa kuliah, bisa makan setiap hari, bisa berpakaian rapi sekarang, itu semua adalah hasil keringat petani! Tapi ironisnya, hari ini tidak ada perlindungan. Ketika petani dirusak hidupnya oleh kebijakan, di mana peran kita?” seru Alestani.

Alestani mengajak massa menengok kembali era 1990-an saat Sumatra Utara berjaya sebagai salah satu small town pertanian dan lumbung pangan yang disegani. Kini, kejayaan itu meredup seiring merosotnya minat bertani akibat masuknya barang impor ilegal yang tak terkendali hingga mematikan serapan pasar lokal.

“Petani kita tidak kalah saing! Saya sudah keliling Sumut untuk mengedukasi petani, dan 90 persen hasilnya bagus, kualitasnya tidak kalah dengan komoditas luar seperti bawang merah Jawa. Tapi kenapa minat menanam turun? Karena harga jual lokal dihancurkan oleh pasar,” tegasnya.

Sebagai pelaku di rantai distribusi, Alestani paham betul bagaimana sistem harga di tingkat bawah dihancurkan. Saat petani lokal bermodal besar siap panen, pasar justru dibanjiri pasokan luar secara bebas, yang secara hukum ekonomi otomatis menekan harga jual domestik ke titik terendah.

“Petani lokal dipaksa menjual dengan harga murah yang tidak masuk akal. Akibatnya, petani enggan menanam lagi. Ini adalah problema nyata yang saya hadapi langsung di lapangan,” jelasnya kecewa.

Di akhir orasinya, Alestani mengapresiasi mahasiswa sebagai agent of change yang diharapkan mampu menjadi benteng bagi petani demi mendesak intervensi pasar dari pemerintah.

“Ketika hasil keringat petani diturunkan secara sepihak dan mata pencaharian mereka dirusak oleh kelalaian pemerintah, maka hanya ada satu kata: kita harus lawan! Setuju?” pungkas Alestani yang disambut seruan kompak “Setuju!” dari massa.

Mahasiswa Agribisnis USU Bongkar Manifes Jalur Penyelundupan Bawang Ilegal

Aksi nyata ditunjukkan oleh Kevin Tarigan, mahasiswa Jurusan Agribisnis FP USU. Dalam forum tersebut, ia dengan berani membeberkan manifes dokumen dan rute penyelundupan bawang ilegal yang merusak stabilitas harga lokal.

Sembari memegang bawang merah asli Karo di satu tangan dan dokumen bukti di tangan lainnya, Kevin memaparkan bagaimana mafia pangan mengutak-atik jalur logistik internasional.

“Bisa kawan-kawan lihat semua, ini buktinya! Secara ilegal mereka memasukkan bawang luar. Berdasarkan data, bawang-bawang ini dikirim dari India, transit di Malaysia melalui pelabuhan Penang, lalu dijebol masuk ke Indonesia!” seru Kevin lantang.

Kevin mengkritik lemahnya pengawasan otoritas penegak hukum di wilayah perbatasan, yang menurutnya mencederai hak ekonomi petani. Ia mengingatkan bahwa jika mafia pangan berhasil mendikte pasar bawang merah, komoditas pangan lainnya tinggal menunggu giliran untuk dikuasai.

“Ingat kawan-kawan, tanpa pertanian kita tidak bisa apa-apa. Ketika komoditas bawang berhasil dikuasai penuh oleh mafia, maka mereka akan dengan sangat mudah merembet dan menguasai komoditas sayur dan pangan lainnya. Kita akan kembali dijajah di tanah sendiri oleh para pemburu rente. Apa kita mau diam saja?” tegasnya disambut riuh yel-yel mahasiswa.

Kevin menegaskan bahwa mahasiswa FP USU siap pasang badan mendampingi petani dari intimidasi mafia pangan, serta berkomitmen membawa hasil kajian akademis ini langsung ke kementerian terkait.

“Kalian (petani) tidak perlu takut pada mafia, karena ada mahasiswa yang berdiri bersama kalian. Walaupun berhadapan dengan kekuasaan yang besar, kami tidak akan takut karena kita memperjuangkan kebenaran. Mari kita bersatu, kita selamatkan petani kita, kita selamatkan kedaulatan pangan kita!” tutup Kevin optimis.

Sebagai informasi, diskusi publik ini juga diisi oleh pandangan ilmiah dari dua pakar, yakni Ir. Jonni Akim Purba, M.P. (Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Provsu sekaligus Pakar Bawang Merah) dan Ir. Yusak Maryunianta, M.P. (Dosen Program Studi Agribisnis FP USU).

Tags: FP USUHarga Bawang MerahHasil Pertanian AnjlokMahasiswa Pertanian USUPetani BawangPetani Karo
Gun

Gun

Recommended

Padukan Keindahan dan Ketahanan, Rico Waas Rancang Wajah Baru Kota Medan yang Lebih Estetik

Padukan Keindahan dan Ketahanan, Rico Waas Rancang Wajah Baru Kota Medan yang Lebih Estetik

6 bulan ago
Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

Mahfud MD Soroti Krisis Hukum Nasional: Peringatkan Bahaya “Industri Hukum” dan Kasus Febrie Adriansyah

4 hari ago

Popular News

    Connect with us

    Category

    • Bisnis
    • Editorial
    • Fashion
    • Film
    • Health
    • Music
    • News
    • Otomotif
    • Politik
    • Ragam
    • Tekno

    Site Links

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org

    About Us

    Dailybisnis.com adalah portal media digital yang hadir untuk menjadi kompas informasi di tengah derasnya arus berita saat ini. Berawal dari visi untuk menyajikan jurnalisme yang berkualitas, kami fokus menyajikan berita seputar dunia bisnis, ekonomi, teknologi, hingga gaya hidup terkini di Indonesia.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Dailybisnis.com

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bisnis
    • Politik
    • News
    • Gaming
    • Film
    • Music
    • Olahraga
    • Fashion
    • Tekno
    • Health

    © 2026 Dailybisnis.com

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In