Dailybisnis.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bandara mencatat kinerja positif sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Operator transportasi publik ini sukses melayani sekitar 2,5 juta penumpang untuk berbagai rute layanan kereta api di wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan data perusahaan, kontributor terbesar disumbang oleh KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai–Kuala Bingai yang meraup sekitar 1,5 juta penumpang. Disusul oleh layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Bandara Kualanamu dengan catatan sekitar 915 ribu penumpang.
Sementara itu, rute paling bugar yang baru beroperasi pada Juli 2026, yakni KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam, telah menyerap sekitar 11 ribu penumpang.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah penumpang ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi kereta api.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan KAI Bandara. Pertumbuhan jumlah penumpang hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari, baik untuk perjalanan antarkota maupun akses menuju Bandara Kualanamu,” ujar Porwanto, Kamis (13/8/2026).
Porwanto menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan operasional, serta memperkuat konektivitas antarmoda di Sumatera Utara.
“Pengoperasian relasi Medan–Lubuk Pakam merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan kereta api yang semakin dekat dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan alternatif transportasi yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah Sumatera Utara,” tambahnya.
Perkuat Integrasi Transportasi WilayahKeberadaan jaringan KA Srilelawangsa diharapkan mampu memperkokoh konektivitas antarkawasan strategis, mulai dari Kota Medan, Binjai, Kuala Bingai, Lubuk Pakam, hingga Bandara Kualanamu.





