Dailybisnis.com, Medan – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara mencatatkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun 2025. Tidak tanggung-tanggung, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) instansi ini meroket hingga 155,86% dari target yang ditetapkan, sebuah pencapaian yang mempertegas peran layanan publik dalam memperkuat fiskal negara.
Berdasarkan data kinerja tahun 2025, dari target awal sebesar Rp141,67 miliar, jajaran Kanwil Imigrasi Sumut berhasil menyetorkan penerimaan negara sebesar Rp220,8 miliar. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Kontribusi E-Paspor Sebagai Mesin Pertumbuhan
Lonjakan pendapatan ini dipicu secara masif oleh kebijakan penerapan paspor elektronik (e-paspor) secara 100 persen. Transformasi digital ini terbukti efektif meningkatkan nilai tambah layanan keimigrasian di mata masyarakat.
Layanan penerbitan paspor menjadi kontributor utama dengan nilai mencapai Rp177,4 miliar. Secara volume, tercatat sebanyak 245.753 paspor telah diterbitkan untuk masyarakat Sumatera Utara sepanjang tahun 2025.
Indikator Kepercayaan dan Mobilitas Ekonomi
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata, menjelaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan indikator meningkatnya kepercayaan publik dan tingginya mobilitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi.
“Realisasi PNBP yang melampaui target ini adalah buah dari inovasi berkelanjutan dan penguatan integritas layanan. Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kinerja guna memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung penguatan penerimaan negara,” tegas Teodorus dalam siaran persnya, Kamis (15/1/2026).
Tingginya angka penerbitan paspor ini juga mencerminkan pulihnya gairah perjalanan internasional masyarakat Sumatera Utara, baik untuk urusan bisnis, pendidikan, maupun wisata, yang secara tidak langsung memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi regional.











































