Dailybisnis.com, Medan – PT Railink (KAI Bandara) mengumumkan pencapaian performa yang luar biasa sepanjang tahun operasional 2025. Jumlah pengguna KA Srilelawangsa tercatat menembus angka 4,1 juta penumpang, sebuah lonjakan besar dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 3 juta penumpang.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan bahwa pertumbuhan sebesar 33,4 persen secara tahunan (year on year) ini merupakan bukti nyata beralihnya gaya hidup masyarakat Sumatera Utara menuju transportasi publik yang lebih efisien.
“Pertumbuhan jumlah penumpang KA Srilelawangsa yang signifikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayakan perjalanannya kepada transportasi publik berbasis rel. Ini adalah hasil dari peningkatan kualitas layanan dan keandalan operasional yang kami jaga terus-menerus,” ujar Porwanto dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).
Secara rinci, Porwanto menjelaskan bahwa kenaikan paling tajam terjadi pada relasi Medan–Kualanamu. Pada tahun 2025, rute menuju bandara tersebut melayani 1,5 juta orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 700 ribu penumpang.
Sementara itu, untuk rute komuter Medan–Binjai–Kualabingai, PT Railink mencatat sebanyak 2,5 juta penumpang telah terlayani, naik dari angka 2,3 juta di tahun sebelumnya. Menurut Porwanto, capaian ini tidak akan membuat pihaknya berpuas diri.
“KAI Bandara akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Medan dan sekitarnya,” tambahnya.
Menatap tahun 2026, Porwanto menegaskan bahwa fokus perusahaan adalah pada optimalisasi operasional dan penguatan integrasi antarmoda. Ia berharap KA Srilelawangsa dapat menjadi tulang punggung sistem transportasi perkotaan yang terhubung erat dengan layanan kereta api jarak jauh di Sumatera Utara.
“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa sistem transportasi yang kami kelola tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” pungkas Porwanto.











































