• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home News

Bukan Cuma Sehat, Pangan Organik Jadi Kunci Selamatkan Bumi dan Ketahanan Pangan

by Gunawan
September 21, 2026
in News
0
Bukan Cuma Sehat, Pangan Organik Jadi Kunci Selamatkan Bumi dan Ketahanan Pangan

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, saat hadir dalam acara Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Pangan Berbasis Organik di Auditorium Djonny Taslim, Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Medan, Senin (21/9). Dok. Istimewa

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan — Ancaman kerusakan lingkungan dan bahaya bahan kimia pada makanan membuat pertanian organik kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Melalui budidaya pangan berbasis organik, bumi yang kita tinggali dan kesehatan masyarakat dapat diselamatkan secara bersamaan.

Pesan penting itu ditegaskan oleh Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, saat hadir dalam acara Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Pangan Berbasis Organik di Auditorium Djonny Taslim, Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Medan, Senin (21/9). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI.

RelatedPosts

Pertamina Patra Niaga Siapkan Strategi Optimalisasi BBM di Nias, Sambut Lonjakan Kebutuhan Nataru

Bawa Suara Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia, XLSMART Unjuk Gigi di W20 USA 2026

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Serta Tepat Sasaran

Menurut Sofyan Tan, menjaga kelestarian bumi tidak sebatas merawat lingkungan fisiknya saja, tetapi juga memastikan seluruh penghuninya—mulai dari manusia, hewan, hingga tumbuhan—hidup sehat. Cara paling mendasar untuk membangun masyarakat yang sehat adalah dengan mengonsumsi makanan yang bersih dari bahan kimia berbahaya.

Dalam kesempatan tersebut, legislator dari Dapil Sumatera Utara 1 ini mengingatkan betapa vitalnya ketersediaan pangan bagi stabilitas sosial sebuah bangsa.

“Seseorang yang tidak mendapat kecukupan pangan dapat mengalami kesulitan, bahkan ketidakstabilan sosial bisa dipicu oleh rasa lapar. Oleh karena itu, kita tidak boleh menjadi lembaga atau bangsa yang hanya memiliki nama besar tanpa praktik nyata. Kita harus fokus pada pengembangan pangan organik agar produktivitas dan kualitasnya meningkat,” terang Sofyan Tan.

Ia pun membagikan kisah suksesnya saat mendampingi para petani kopi organik. Tanpa bergantung pada pupuk kimia yang berisiko merusak unsur hara tanah, hasil panen kopi organik tersebut justru berhasil menembus pasar internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian ramah lingkungan punya daya saing tinggi secara ekonomi.

Tak hanya fokus pada aspek lingkungan dan ekonomi, Sofyan Tan juga melontarkan gagasan humanis. Ia berencana menggabungkan pusat riset pertanian organik dengan fasilitas pendidikan inklusif, seperti Sekolah Luar Biasa (SLB). Rencana ini bertujuan untuk merangkul anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk anak dengan autisme, agar bisa ikut beraktivitas dalam kegiatan pertanian terarah.

Peran kampus seperti Universitas ST Bhinneka dinilainya sangat krusial untuk mencetak ahli-ahli baru di bidang pertanian dan pangan. Dengan dukungan riset yang kuat, cita-cita mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berdampak pada kesejahteraan warga bisa segera terwujud.

Acara bimbingan teknis ini turut menghadirkan Peneliti Ahli Madya BRIN, Indarti Puji Lestari, SP., M.Si., sebagai narasumber utama, serta dihadiri oleh tim Tenaga Ahli DPR RI yakni Finche Kosmanto, Lisnawati Ginting, dan Pandapotan Tamba. Melalui sinergi antara DPR RI, BRIN, dan pihak akademisi, para petani di Sumatera Utara diharapkan dapat menyerap ilmu pertanian organik ini secara optimal demi terciptanya kemandirian pangan daerah.

Tags: Anggota Komisi X DPR RIBRINBudidaya Tanaman OrganikKelestarian BumiKetahanan PanganMasyarakat SehatPangan OrganikSofyan Tan
Gunawan

Gunawan

Gunawan merupakan editor dan reporter DailyBisnis.com yang terlibat dalam proses penulisan, penyuntingan, pemeriksaan, dan publikasi berita. Ia berfokus pada penyajian informasi yang aktual, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pembaca.

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Siapkan Strategi Optimalisasi BBM di Nias, Sambut Lonjakan Kebutuhan Nataru

Pertamina Patra Niaga Siapkan Strategi Optimalisasi BBM di Nias, Sambut Lonjakan Kebutuhan Nataru

by Gunawan
Oktober 30, 2026
0

Dailybisnis.com, Gunungsitoli - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat kesiapan sarana, fasilitas, dan armada distribusi Bahan...

Bawa Suara Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia, XLSMART Unjuk Gigi di W20 USA 2026

Bawa Suara Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia, XLSMART Unjuk Gigi di W20 USA 2026

by Gunawan
Oktober 30, 2026
0

Dailybisnis.com, Jakarta - Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan di tingkat global. Melalui ajang internasional Women20...

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Serta Tepat Sasaran

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Serta Tepat Sasaran

by Gunawan
Oktober 30, 2026
0

Dailybisnis.com, Banda Aceh - Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG untuk masyarakat Aceh dipastikan makin aman dan terawasi dengan...

Recommended

Langkah Baru Imajinari, Bene Dion Garap Film Musikal Batak ‘PULANG KAMPUNG’

Langkah Baru Imajinari, Bene Dion Garap Film Musikal Batak ‘PULANG KAMPUNG’

7 bulan ago
Bea Cukai Gagalkan Impor Ilegal Beras, Garam, dan Baju Bekas Senilai Rp27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Ilegal Beras, Garam, dan Baju Bekas Senilai Rp27 Miliar

1 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In