Dailybisnis.com, Banda Aceh – Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG untuk masyarakat Aceh dipastikan makin aman dan terawasi dengan ketat. Hal ini menyusul langkah PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang kembali memperkuat kolaborasi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.
Pertemuan penting tersebut berlangsung di Banda Aceh, di mana pimpinan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkunjung langsung ke markas Polda Aceh. Kedatangan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fanda Chrismianto, disambut hangat oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses distribusi energi di pelosok Serambi Mekkah berjalan lancar, tertib, dan bebas dari praktik kecurangan atau penyelewengan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menegaskan bahwa peran kepolisian sangat vital dalam menjaga rantai pasok BBM dan LPG di lapangan.
“Sinergi bersama Polda Aceh menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang telah terjalin selama ini, kami terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan sehingga kebutuhan energi masyarakat Aceh dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Fanda.
Selama ini, Pertamina terus memantau pergerakan BBM dan LPG secara berkala. Namun, hadirnya aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam mencegah potensi penyimpangan agar pasokan energi benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyambut positif penguatan sinergi ini. Pihaknya siap mengawal ketat penyaluran energi agar masyarakat bisa mendapatkan BBM dan LPG tanpa kendala.
“Polda Aceh mendukung penguatan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dalam rangka mengawal penyaluran energi di wilayah Aceh. Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membantu mencegah potensi penyalahgunaan maupun pelanggaran dalam distribusi BBM dan LPG, sehingga energi dapat diterima masyarakat sesuai dengan peruntukannya. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif agar penyaluran energi dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” tegas Ruddi.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Sumbagut dan Polda Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan komunikasi dan pengawasan di lapangan. Langkah nyata ini diharapkan tak hanya menjaga keandalan stok energi, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh warga Aceh dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.





