• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home News

Menyambung Jejak Gajah Sumatra di Aceh: Ketika Manusia dan Satwa Belajar Berbagi Ruang

by Gunawan
Oktober 2, 2026
in News
0
Menyambung Jejak Gajah Sumatra di Aceh: Ketika Manusia dan Satwa Belajar Berbagi Ruang

Kickoff meeting bertajuk “Membangun Komitmen Multipihak untuk Koeksistensi Berkelanjutan antara Manusia dan Gajah Sumatera di Lanskap Peusangan-Cot Girek” di Aula Gayo Belangi Resort, Takengon, Aceh. Foto: Dok. Istimewa

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Takengon — Ruang gerak gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di tanah Aceh makin terimpit. Pembangunan gedung, pembukaan lahan, serta meningkatnya aktivitas manusia membuat hutan tempat tinggal satwa bertubuh besar ini terpecah-pecah menjadi ‘pulau-pulau’ kecil yang terisolasi. Alhasil, jalur alami gajah terputus dan gesekan tak terhindarkan dengan warga sekitar sering kali terjadi.

Melihat kondisi yang kian mendesak ini, empat organisasi masyarakat sipil—Bytra, Walhi Aceh, Green Justice Indonesia (GJI), dan Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara (LIPGA)—sepakat merapatkan barisan dengan membentuk Konsorsium POCUT. Langkah ini diresmikan dalam acara kickoff meeting bertajuk “Membangun Komitmen Multipihak untuk Koeksistensi Berkelanjutan antara Manusia dan Gajah Sumatera di Lanskap Peusangan-Cot Girek” di Aula Gayo Belangi Resort, Takengon, Aceh, Kamis (1/10).

RelatedPosts

Sensasi Kuliner Baru di Medan: Tekko, Ramen Ten 10, dan Kopi Terbang Hadir di Jalan M Yamin

Dari Tanah Karo Menuju Panggung Dunia: Perjalanan Inspiratif Dedy Ismail Hasibuan Populerkan Trail Running di Sumut

Jamin Pasokan Aman di Wilayah Kepulauan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelontorkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg Layak Edar ke Karimun

Fokus utama Konsorsium POCUT adalah memulihkan kembali koridor atau jalur penghubung habitat gajah yang tersebar di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga Aceh Utara.

Direktur Konsorsium POCUT, Muhady, menegaskan bahwa menyambung kembali ruang jelajah gajah sangat vital untuk menjaga kelangsungan hidup populasi gajah sekaligus mencegah konflik dengan manusia. Bagi gajah, kawasan yang luas dan saling terhubung adalah syarat mutlak untuk mencari makan, minum, hingga berkembang biak.

“Fragmentasi hutan mengakibatkan jalur jelajah alami gajah terputus,” ujarnya.

Ketika jalur alaminya tertutup, gajah sering kali terpaksa masuk ke kebun dan pemukiman warga, yang berujung pada kerugian materi hingga ancaman keselamatan bagi kedua pihak.

Solusi Dua Tahun: Mengawinkan Konservasi dan Ekonomi Warga

Untuk menjawab persoalan rumit ini, Konsorsium POCUT bersama dukungan Tropical Forest Conservation Action for Sumatra (TFCA-Sumatra) telah menyiapkan program kerja jangka panjang selama dua tahun.

Direktur Walhi Aceh, Ahmad Shalihin, memaparkan ada empat langkah strategis yang akan dijalankan:

  1. Mendorong hadirnya kebijakan khusus untuk mengelola koridor POCUT.
  2. Menyediakan kawasan pakan gajah (feeding zone) melalui skema Perhutanan Sosial dan pembentukan Community Conservation Area (CCA) di Areal Penggunaan Lain (APL).
  3. Mengembangkan sistem agroforestri (kombinasi pertanian dan kehutanan) sebagai koridor hijau sekaligus penyedia pakan.
  4. Mendorong usulan Perhutanan Sosial sebagai peluang usaha baru bagi warga setempat.

“Pengembangan ekonomi menjadi salah satu alat konservasi,” kata Ahmad.

Ahmad menekankan bahwa kesuksesan misi ini tidak bisa dibebankan kepada aktivis lingkungan semata. Pemerintah, akademisi, pemegang izin usaha, hingga masyarakat lokal harus duduk bersama mengelola ruang hidup ini secara bijak.

Ubah Cara Pandang: Berbagi Ruang, Bukan Saling Menyingkirkan

Pandangan senada disampaikan oleh pakar dari Pusat Riset Konservasi Gajah dan Biodiversitas Hutan Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Abdullah, M.Si. Menurutnya, sudah saatnya masyarakat mengubah cara pandang dalam merespons persoalan gajah.

Ia menjelaskan pentingnya koridor gajah untuk menyambungkan kembali kawasan inti (core area) yang terpisah, sehingga gajah tidak terkurung di habitat yang sempit. Menjaga kawasan inti saja tidak akan cukup jika jalur perpindahannya terputus. Koeksistensi—hidup berdampingan secara damai—hanya bisa dicapai jika ada kesepakatan berbagi ruang yang aman.

Langkah ini juga selaras dengan komitmen pemerintah. Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh, T. Irmansyah, mengungkapkan bahwa upaya penyelamatan gajah kini memiliki Payung Hukum baru lewat Instruksi Presiden RI Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan.

Berdasarkan data BKSDA Aceh, kantong-kantong populasi gajah tersebar di beberapa wilayah penting, seperti:

  • Ulu Masen Utara: 268–316 individu
  • Kluet-Trumon-Bengkung-Subulussalam-Sultan Daulat: 132–142 individu
  • Alue Buloh-Cot Girek-Geureudong-Paya Bakong: 40–60 individu
  • Jambo Aye-Langkahan-Samarkilang-Lokop-Pinding-Kappi-Langkat: 35–50 individu
  • Woyla Timur-Sungai Mas-Pante Ceureumen-Beutong: 35–40 individu

Di Lanskap Peusangan-Cot Girek sendiri, upaya pelestarian juga diperkuat lewat Konsorsium PECI (Peusangan Elephant Conservation Initiative). Program ini menargetkan kawasan seluas 20.000 hektare sebagai zona aman utama bagi gajah, yang dimulai dari stabilisasi habitat inti hingga perluasan konektivitas lanskap.

Pada akhirnya, menyambung kembali rumah gajah yang terpisah bukan sekadar menyelamatkan satwa dari kepunahan, melainkan juga memastikan masyarakat yang tinggal di sekitarnya tetap sejahtera dan aman.

“Dengan pendekatan tersebut, koridor gajah tidak hanya dipandang sebagai jalur perpindahan satwa, tetapi sebagai bagian dari lanskap yang membutuhkan kesepakatan multipihak mengenai bagaimana ruang digunakan dan dikelola,” katanya.

Tags: AcehGreen Justice IndonesiaHabitat GajahIkatan Pemuda GayoJejak Gajah SumaraTakengon
Gunawan

Gunawan

Gunawan merupakan editor dan reporter DailyBisnis.com yang terlibat dalam proses penulisan, penyuntingan, pemeriksaan, dan publikasi berita. Ia berfokus pada penyajian informasi yang aktual, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pembaca.

Related Posts

Sensasi Kuliner Baru di Medan: Tekko, Ramen Ten 10, dan Kopi Terbang Hadir di Jalan M Yamin

Sensasi Kuliner Baru di Medan: Tekko, Ramen Ten 10, dan Kopi Terbang Hadir di Jalan M Yamin

by Gunawan
Oktober 29, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan - Warga Medan kini punya destinasi kuliner baru yang seru untuk disambangi. Di penghujung Oktober 2026, Tekko resmi...

Dari Tanah Karo Menuju Panggung Dunia: Perjalanan Inspiratif Dedy Ismail Hasibuan Populerkan Trail Running di Sumut

Dari Tanah Karo Menuju Panggung Dunia: Perjalanan Inspiratif Dedy Ismail Hasibuan Populerkan Trail Running di Sumut

by Gunawan
Oktober 29, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan - Bagi kebanyakan orang, akhir pekan adalah waktu terbaik untuk memulihkan diri dari penatnya rutinitas harian. Namun, bagi...

Jamin Pasokan Aman di Wilayah Kepulauan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelontorkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg Layak Edar ke Karimun

Jamin Pasokan Aman di Wilayah Kepulauan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelontorkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg Layak Edar ke Karimun

by Gunawan
Oktober 29, 2026
0

Dailybisnis.com, Karimun – Distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, terus diperketat dan dioptimalkan oleh Pertamina Patra Niaga...

Recommended

Indonesia dan Singapura Resmi Berlakukan Transaksi Dagang Pakai Rupiah dan Dolar Singapura

Indonesia dan Singapura Resmi Berlakukan Transaksi Dagang Pakai Rupiah dan Dolar Singapura

2 bulan ago
Stok Beras Sumut Capai 53 Ribu Ton, Bulog Jamin Aman Hingga Lebaran

Stok Beras Sumut Capai 53 Ribu Ton, Bulog Jamin Aman Hingga Lebaran

8 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In