Dailybisnis.com, Jakarta – Pasar logam mulia domestik menunjukkan pergerakan yang variatif pada perdagangan Jumat (16/1). Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, terjadi divergensi tren harga antara dua produsen besar, yakni Galeri24 dan UBS. Di tengah fluktuasi pasar global, emas UBS mencatatkan penurunan tipis, sementara emas Galeri24 menunjukkan stabilitas harga yang cukup kuat.
Koreksi Tipis pada Emas UBS
Secara teknikal, harga jual emas produk UBS mengalami koreksi sebesar Rp10.000 per gram. Harga yang sebelumnya dibanderol Rp2.752.000 kini turun ke level Rp2.742.000 per gram. Penurunan ini sering kali dilihat oleh para investor sebagai peluang untuk melakukan akumulasi aset atau buy on weakness di tengah ketidakpastian ekonomi.
Untuk denominasi lainnya, emas UBS tersedia mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram seharga Rp1.483.000, ukuran 10 gram di posisi Rp26.750.000, hingga ukuran terbesar 500 gram yang menyentuh angka Rp1.329.642.000.
Stabilitas dan Diversifikasi Produk Galeri24
Berbeda dengan UBS, emas produksi Galeri24 cenderung stagnan dan menunjukkan resistansi harga. Emas Galeri24 tetap bertahan di level Rp2.692.000 per gram. Stabilitas ini memberikan kepastian nilai bagi pemegang aset yang mengutamakan rendahnya volatilitas dalam jangka pendek.
Galeri24 juga menawarkan fleksibilitas likuiditas yang lebih luas dengan menyediakan kuantitas mulai dari 0,5 gram seharga Rp1.412.000 hingga ukuran maksimal 1 kilogram (1.000 gram) yang dipatok pada harga Rp2.608.499.000.
Analisis Ketersediaan Pasar
Dari sisi distribusi, Galeri24 menyasar segmen investor institusi atau kelas kakap dengan menyediakan stok hingga 1.000 gram. Sementara itu, UBS membatasi kuantitas maksimal pada angka 500 gram, yang lebih lazim dikoleksi oleh investor ritel menengah ke atas.
Berikut adalah rincian harga untuk beberapa pecahan strategis lainnya:
Untuk emas Galeri24, pecahan 5 gram dibanderol Rp13.159.000, pecahan 50 gram senilai Rp130.811.000, dan pecahan 100 gram seharga Rp261.492.000.
Sedangkan untuk emas UBS, pecahan 5 gram dipatok Rp13.445.000, pecahan 50 gram sebesar Rp133.213.000, dan pecahan 100 gram berada di angka Rp266.320.000. Perbedaan selisih harga antar merek ini menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menghitung potensi spread dan keuntungan di masa depan.











































