• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

by Efendi
Januari 20, 2026
in Editorial
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Pergerakan pasar keuangan domestik pada perdagangan Selasa (20/1/2026) menunjukkan tren negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah terpantau kompak melemah, sementara harga emas dunia justru merangkak naik mendekati level psikologis baru.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin, memaparkan bahwa IHSG sempat dibuka menguat di level 9.156. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama seiring jatuhnya mayoritas bursa saham di Asia.

RelatedPosts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

“Melemahnya bursa Asia hari ini menjadi pemicu tekanan pada IHSG. Kebijakan Bank Sentral China (PBoC) yang mempertahankan suku bunga pinjaman di level 3% ternyata tidak cukup menjadi katalis positif bagi pasar,” ujar Gunawan. Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak di rentang 9.100 hingga 9.170 sepanjang hari ini.

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik

Kondisi serupa terjadi pada nilai tukar Rupiah yang dibuka melemah ke level 16.985 per US Dolar. Gunawan menyoroti adanya anomali pada pergerakan Rupiah kali ini. Di saat US Dollar Index sebenarnya melandai ke kisaran 99 sejak pekan lalu, Rupiah justru gagal memanfaatkan momentum untuk menguat.

“Rupiah masih terbebani oleh sentimen domestik, terutama reaksi pasar terhadap defisit APBN. Hal ini membuat Rupiah terus tertekan meskipun indeks dolar AS sedang melemah,” tambahnya.

Emas Mendekati Level Tertinggi

Berbanding terbalik dengan pasar saham dan mata uang, harga emas dunia justru tampil perkasa. Emas ditransaksikan menguat di level $4.674 per ons troy, atau setara dengan Rp 2,56 juta per gram.

Meski secara teknikal harga emas saat ini tergolong mahal dan rawan koreksi, Gunawan menilai faktor fundamental masih sangat kuat menyokong komoditas pelindung nilai (safe haven) ini.

“Memburuknya tensi geopolitik belakangan ini menjadi sokongan utama bagi harga emas. Walaupun harganya sudah tinggi, ketidakpastian global membuat investor tetap melirik emas,” pungkas Gunawan Benjamin.

Tags: Analis KeuanganAnalis Pasar ModalEmasGunawan BenjaminIHSGRupiahSaham
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

by Gunawan
September 22, 2026
0

Dailybisnis.com, Batam — Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, mendatangi langsung gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri...

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026. Bank syariah pionir di...

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Padang - Laju kerusakan lingkungan dan penurunan populasi satwa endemik di Kepulauan Mentawai telah mencapai tahap darurat. Aliansi Mentawai...

Recommended

Bank Muamalat Raih Best PR 2026: Bukti Sukses Transformasi Komunikasi Perbankan Syariah

Bank Muamalat Raih Best PR 2026: Bukti Sukses Transformasi Komunikasi Perbankan Syariah

9 bulan ago
Oase di Tengah Pengungsian: TNI Hadirkan Sumur Bor bagi Korban Banjir Bandang Aek Ngadol

Oase di Tengah Pengungsian: TNI Hadirkan Sumur Bor bagi Korban Banjir Bandang Aek Ngadol

10 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In