Dailymail.com, Medan – Akses transportasi udara di wilayah barat Sumatera Utara kini semakin luas. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi meresmikan rute penerbangan baru Wings Air yang menghubungkan Bandar Udara Dr. FL Tobing (Pinangsori) langsung menuju Pekanbaru tanpa transit, Jumat (23/1/2026).
Di balik peresmian tersebut, ada pesan khusus yang dititipkan Bobby kepada pihak maskapai. Ia berharap kehadiran rute ini benar-benar bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat melalui harga tiket yang kompetitif.
“Kalau bisa jangan mahal-mahal kali tiketnya, Pak. Kalau mahal, ya namanya buka rutenya itu setengah-setengah,” ujar Bobby Nasution saat berbincang dengan Direktur Produksi Wings Air, Capt. Fitzgerald Julian Rachman, di sela acara peresmian.
Jalur Vital Saat Darurat
Bobby menjelaskan bahwa rute ini memiliki nilai strategis yang melampaui urusan pariwisata. Mengingat kondisi geografis Sumatera yang rawan bencana, akses udara tambahan menjadi “napas” cadangan ketika jalur darat terputus.
Ia mencontohkan kejadian banjir dan longsor baru-baru ini yang sempat memutus akses darat menuju Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Selatan. Dengan adanya penerbangan langsung dari Pekanbaru, distribusi bantuan dan mobilitas orang tidak lagi hanya bergantung pada satu pintu masuk dari Medan.
Jadwal dan Pengembangan Rute
Layanan penerbangan rute Pinangsori–Pekanbaru ini tersedia setiap hari Senin dan Jumat. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Pekanbaru pukul 10.25 WIB dan tiba di Pinangsori pukul 11.40 WIB. Untuk arah sebaliknya, pesawat lepas landas dari Pinangsori pukul 12.05 WIB dan mendarat di Pekanbaru pukul 13.30 WIB.
Kabar baiknya, konektivitas ini akan terus dikembangkan. Wings Air berencana segera membuka rute lanjutan yang menghubungkan Pinangsori dengan Kota Padang, Sumatera Barat.
Dukungan Ekonomi dan Pariwisata
Direktur Produksi Wings Air, Capt. Fitzgerald Julian Rachman, menyambut positif dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumut. Ia menyebutkan bahwa pembukaan rute ini adalah komitmen perusahaan untuk mempercepat distribusi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang sebelumnya belum terhubung secara langsung.
“Luar biasa dukungan dari semua pihak. 16 tahun lalu saya perdana duduk di kokpit untuk rute Medan–Sibolga, dan sekarang rute ini bertambah. Manfaatnya sangat nyata untuk masyarakat kita,” pungkas Fitzgerald.











































