• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Greenland Memanas, Harga Emas Pecah Rekor $5.000! Rupiah dan IHSG Mencoba Bertahan

by Efendi
Januari 26, 2026
in Editorial
0
Greenland Memanas, Harga Emas Pecah Rekor $5.000! Rupiah dan IHSG Mencoba Bertahan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Ketegangan geopolitik global memasuki babak baru setelah Amerika Serikat (AS) mempertegas ambisinya untuk mengambil alih kedaulatan wilayah Greenland sebagai pangkalan militer.

Langkah agresif ini langsung memicu kepanikan pasar, mengirim harga emas dunia meroket hingga menembus level psikologis baru di angka $5.086 per troy ons, atau setara dengan Rp2,75 juta per gram.

RelatedPosts

XLSMART Bangun Kabel Internet Bawah Laut 8.000 Km, Hubungkan Indonesia ke Jepang!

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin, menilai bahwa lonjakan harga emas yang fantastis ini merupakan reaksi alami investor yang mencari aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian global yang kian ekstrem.

“Harga emas saat ini tidak hanya didorong oleh data ekonomi, tapi murni oleh eskalasi tensi geopolitik. Niat AS atas Greenland dan buntunya kesepakatan damai Rusia-Ukraina menciptakan badai sempurna bagi harga emas untuk terus mencetak rekor,” ujar Gunawan, Senin (26/1/2026).

IHSG Menguat Tipis di Tengah Merahnya Bursa Asia

Di pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka cukup tangguh di level 8.967 pada awal pekan ini. Meski demikian, bayang-bayang koreksi tetap menghantui seiring dengan mayoritas bursa Asia yang terjerembab di zona merah.

IHSG diproyeksikan akan bergerak fluktuatif dalam rentang 8.930 hingga 9.000 sepanjang hari ini. Beruntung, kinerja IHSG mendapat sokongan dari penguatan mata uang Rupiah yang berada di posisi Rp16.755 per US Dolar.

Dolar AS Tertekan Jelang Agenda The Fed

Gunawan Benjamin menambahkan bahwa pelemahan US Dollar Index ke kisaran 97.06 serta turunnya imbal hasil US Treasury 10 tahun ke level 4,217% memberi ruang napas bagi mata uang Garuda.

“Pasar sedang dalam posisi wait and see menanti testimoni Presiden AS pada Selasa dan Rabu, serta kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed) pada hari Kamis. Jika narasi The Fed cenderung melunak di tengah memburuknya indikator ekonomi AS, Rupiah punya peluang untuk terus menguat, yang secara otomatis akan menopang IHSG dari tekanan bursa regional,” jelasnya.

Sentimen Global: Rusia-Ukraina Masih Buntu

Selain isu Greenland, pelaku pasar juga mencermati perkembangan di Eropa Timur. Harapan akan perdamaian antara Rusia dan Ukraina kembali menemui jalan buntu. Meski kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi, ketidakjelasan hasil negosiasi ini menjadi beban tambahan bagi pasar keuangan global.

Para investor kini disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi dalam sepekan ke depan, mengingat banyaknya rilis data statistik resmi dari AS yang akan menjadi kompas arah kebijakan ekonomi global selanjutnya.

Tags: EmasGreenlandHarga Emas
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

XLSMART Bangun Kabel Internet Bawah Laut 8.000 Km, Hubungkan Indonesia ke Jepang!

XLSMART Bangun Kabel Internet Bawah Laut 8.000 Km, Hubungkan Indonesia ke Jepang!

by Gunawan
September 12, 2026
0

Dailybisnis.com, Batam – Kabar gembira bagi perkembangan dunia digital di Tanah Air. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi memperkuat...

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan — Penemuan lima orangutan muda di kawasan hutan Bichitrapur, Distrik Balasore, Odisha, India, pada 8 September 2026, memicu...

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Sedangbedagai - Kecelakaan lalu lintas merenggut tiga korban jiwa di ruas Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54.700...

Recommended

Integrasikan KEL ke Rencana Pembangunan, Pemprov Sumut Tegaskan Status Kawasan Strategis Nasional

Integrasikan KEL ke Rencana Pembangunan, Pemprov Sumut Tegaskan Status Kawasan Strategis Nasional

2 bulan ago
Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

3 hari ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In