• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Pasar Keuangan Membara: IHSG “Trading Halt”, Emas Sentuh Rp3 Juta, dan Rupiah Terkapar

by Efendi
Januari 29, 2026
in Editorial
0
Pasar Keuangan Membara: IHSG “Trading Halt”, Emas Sentuh Rp3 Juta, dan Rupiah Terkapar
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Pasar keuangan Indonesia pagi ini, Kamis (29/1/2026), berada dalam situasi “Chaos”. IHSG harus dipaksa berhenti bernapas sejenak melalui mekanisme trading halt, sementara harga emas dunia meroket ke level yang belum pernah terbayangkan sebelumnya, dan Rupiah kian terpuruk terhadap dolar AS.

IHSG Lumpuh Terhantam Sentimen MSCI

RelatedPosts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di level 8.027, namun tekanan jual yang masif membuatnya anjlok hingga 8%. Kondisi ini memicu Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan perdagangan sementara guna meredam kepanikan pasar.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin, menilai bahwa sentimen negatif utama berasal dari keputusan mengejutkan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

“Pemicu utamanya masih isu yang sama, yaitu kebijakan MSCI yang menunda rebalancing indeks saham Indonesia. Dampaknya sangat sulit diprediksi kapan akan mereda, apalagi bursa Asia saat ini juga mengalami koreksi berjamaah,” ujar Gunawan.

Rupiah Tertekan Kebijakan The Fed

Di pasar valuta asing, mata uang Garuda tidak berdaya dan ditransaksikan melemah ke level Rp16.795 per US Dolar. Kondisi ini diperparah oleh sikap Bank Sentral AS (The Fed) yang tetap mempertahankan suku bunga acuan tinggi, memicu kenaikan imbal hasil US Treasury dan penguatan USD Index ke level 96.22.

“Kebijakan The Fed menjadi kabar buruk bagi Rupiah. Pelemahan mata uang kita ini otomatis menjadi beban tambahan bagi kinerja IHSG sepanjang sesi perdagangan hari ini,” tambah Gunawan.

Emas Jadi Primadona di Tengah Isu Perang

Berbanding terbalik dengan saham dan Rupiah, harga emas justru terbang tak terbendung. Emas dunia menembus angka $5.530 per Ons Troy. Jika dikonversi ke mata uang lokal, harga emas saat ini sudah menyentuh kisaran Rp3 juta per gram.

Kenaikan gila-gilaan harga logam mulia ini dipicu oleh dua faktor utama:

1. Spekulasi Bunga Acuan: Meski ditahan, pasar meyakini pemangkasan bunga The Fed akan tetap terjadi tahun ini.

2. Geopolitik: Ketegangan yang kian meruncing antara Amerika Serikat dan Iran meningkatkan permintaan aset aman (safe haven).

Tags: Analis Pasar ModalEmasGunawan BenjaminIHSGRupiahSaham
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

by Gunawan
September 22, 2026
0

Dailybisnis.com, Batam — Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, mendatangi langsung gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri...

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026. Bank syariah pionir di...

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Padang - Laju kerusakan lingkungan dan penurunan populasi satwa endemik di Kepulauan Mentawai telah mencapai tahap darurat. Aliansi Mentawai...

Recommended

Warga Medan Kini Bisa Berburu Hydro Flask Langsung di Sun Plaza, Toko Pertama di Sumatera Resmi Dibuka!

Warga Medan Kini Bisa Berburu Hydro Flask Langsung di Sun Plaza, Toko Pertama di Sumatera Resmi Dibuka!

1 bulan ago
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jalin Sinergi dengan Kodam I/Bukit Barisan, Komitmen Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Sumut

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jalin Sinergi dengan Kodam I/Bukit Barisan, Komitmen Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Sumut

7 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In