• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, September 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home

Pusat Adat Simardangiang: Menjaga ‘Roh’ Leluhur, Mengolah ‘Emas Hitam’ Jadi Aroma Berkelas Dunia

by Gunawan
Februari 13, 2026
in Editorial
0
Pusat Adat Simardangiang: Menjaga ‘Roh’ Leluhur, Mengolah ‘Emas Hitam’ Jadi Aroma Berkelas Dunia
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisni.com, Pahae – Di balik rimbunnya hutan Tapanuli Utara, sebuah bangunan berdiri dengan gagah namun tetap menyatu dengan alam. Bangunan itu adalah Pusat Adat dan Sentra Kerajinan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Simardangiang. Bukan sekadar tumpukan kayu dan atap, gedung yang baru saja diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, pada Kamis (12/2/2026), kini menjadi “Benteng Terakhir” budaya sekaligus laboratorium ekonomi bagi warga Simardangiang.

Bangunan yang didesain secara artistik ini mencerminkan filosofi Batak yang sangat kuat. Material alami yang digunakan tidak hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga menegaskan pesan bahwa masyarakat adat Simardangiang hidup selaras dengan alam.

RelatedPosts

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

Jika selama ini kemenyan hanya dikenal sebagai komoditas mentah yang dijual dengan harga standar, kehadiran Sentra Kerajinan ini mengubah segalanya. Di sini, “Emas Hitam” dari hutan Tapanuli tidak lagi sekadar dikirim keluar daerah dalam bentuk getah beku.

Bupati JTP Hutabarat secara khusus meninjau alat penyulingan kemenyan di lokasi tersebut. Mesin ini menjadi simbol hilirisasi, di mana kemenyan mulai diolah menjadi bahan baku parfum berkualitas tinggi.

“Melalui Masyarakat Hukum Adat (MHA), kemenyan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan. Kita tidak ingin kemenyan hilang ditelan zaman. Kita ingin kemenyan naik kelas dan bersanding dengan Ulos sebagai ikon kebanggaan kita,” tegas Bupati JTP Hutabarat.

Langkah ini dipandang sebagai strategi ekonomi yang sangat cerdas. Dengan dukungan pemasaran dari Dekranasda, produk turunan kemenyan diharapkan mampu menembus industri kosmetik dan wewangian global, memberikan nilai tambah yang berkali lipat bagi petani lokal.

Pusat Adat Sebagai Ruang ‘Self Defense’ Pasca-Bencana

Sisi lain yang menarik dari Pusat Adat ini adalah fungsinya sebagai ruang pemulihan sosial. Plt. Ketua MHA Simardangiang, yang juga Kepala Desa Simardangiang, Tampan Sitompul, menuturkan sebuah kenyataan pahit: sekitar 80 persen lahan persawahan masyarakat rusak akibat bencana alam pada akhir 2025 lalu.

“Kami berharap pusat adat yang telah dibangun dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai adat bagi generasi penerus,” ucapnya.

Dalam kondisi terjepit secara ekonomi, masyarakat kembali menoleh ke hutan adat. Pusat adat ini pun menjadi tempat mereka merumuskan strategi bertahan hidup. Kemenyan, yang dulu mungkin dianggap sebagai penghasilan sampingan, kini menjadi pilar utama ekonomi warga. Bangunan ini menjadi saksi bisu bagaimana adat menyelamatkan perut rakyat di saat alam sedang tidak bersahabat.

Simbol Hubungan Tak Terpisahkan: Adat dan Hutan

Direktur Green Justice Indonesia (GJI), Panut Hadisiswoyo, mengingatkan bahwa Pusat Adat Simardangiang adalah representasi fisik dari perjalanan panjang para leluhur dalam menjaga ruang hidup.

“Adat dan hutan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa jika kita menjaga hutan, maka adat akan tetap tegak, dan kesejahteraan akan mengikuti,” ujar Panut.

Komitmen ini diperkuat dengan gerakan “Satu Orang Satu Pohon Kemenyan” yang dicanangkan Bupati sebagai bentuk penghijauan sekaligus investasi masa depan.

Kini, Simardangiang tidak hanya menjadi sebuah desa di Pahae Julu, tetapi telah bertransformasi menjadi laboratorium nasional bagi penguatan masyarakat adat berbasis ekonomi hijau. Sebuah pesan kuat bagi Indonesia: bahwa kemajuan zaman tidak harus mengorbankan akar budaya dan kelestarian alam.

Tags: Green Justice IndonesiaKemenyanPahae JuluPusat AdatPusat Adat BatakSentra Kerajinan Batak
Gunawan

Gunawan

Gunawan merupakan editor dan reporter DailyBisnis.com yang terlibat dalam proses penulisan, penyuntingan, pemeriksaan, dan publikasi berita. Ia berfokus pada penyajian informasi yang aktual, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pembaca.

Related Posts

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan — Penemuan lima orangutan muda di kawasan hutan Bichitrapur, Distrik Balasore, Odisha, India, pada 8 September 2026, memicu...

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Sedangbedagai - Kecelakaan lalu lintas merenggut tiga korban jiwa di ruas Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54.700...

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

by Gunawan
September 8, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Pemerintah Kabupaten Langkat mengambil sikap tegas terhadap tempat hiburan malam...

Recommended

Sinyal Kuat Aklamasi? 23 Pemilik Suara Kompak Usung Andar Amin Harahap Pimpin Golkar Sumut

Sinyal Kuat Aklamasi? 23 Pemilik Suara Kompak Usung Andar Amin Harahap Pimpin Golkar Sumut

8 bulan ago
Gotong Royong Lintas Komunitas: Gerakan 1.000 Pohon untuk Pulihkan Jantung Peradaban Medan

Gotong Royong Lintas Komunitas: Gerakan 1.000 Pohon untuk Pulihkan Jantung Peradaban Medan

3 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In