Dailybisnis.com, Blangkejeren — Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyambut langsung kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8/2026).
Kedatangan Wapres Gibran kali ini berfokus pada peninjauan langsung kondisi jembatan di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, yang sempat viral karena memaksa para pelajar bertaruh nyawa menggunakan tali gantung demi pergi ke sekolah.
Agenda Peninjauan dan Respon Cepat Pemkab Gayo Lues
Tiba di Gayo Lues menggunakan helikopter kepresidenan yang mendarat di Stadion Sepakbola Seribu Bukit sekitar pukul 15.00 WIB, Wapres Gibran yang didampingi oleh Wakil Gubernur Aceh, Bupati Suhaidi, serta sejumlah pejabat terkait langsung menuju lokasi jembatan rusak di Desa Kendawi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues Suhaidi memanfaatkan momen peninjauan untuk menyampaikan usulan konkret kepada pemerintah pusat. Suhaidi mengungkapkan bahwa dirinya telah mengusulkan pembangunan ulang lima jembatan yang mengalami kerusakan parah di wilayahnya, termasuk jembatan utama di Desa Kendawi yang menjadi akses vital masyarakat setempat.
“Dalam perbincangan bersama Wapres Gibran, saya mengusulkan 5 jembatan yang mengalami kerusakan parah untuk segera dibangun, termasuk jembatan yang ada di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang,” ujar Bupati Suhaidi.
Penyerahan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Kendawi
Selain meninjau infrastruktur, kunjungan ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial terhadap dunia pendidikan. Wapres Gibran menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pelajar SMPN Negeri Satu Atap Kendawi yang sebelumnya viral akibat kondisi jembatan yang memprihatinkan.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap masa depan anak-anak di daerah tersebut, Wapres menyerahkan bantuan berupa buku sekolah kepada para siswa-siswi. Kehadiran dan bantuan langsung dari orang nomor dua di Indonesia ini disambut dengan antusiasme tinggi serta keceriaan dari para pelajar yang hadir.
Harapan Percepatan Pembangunan InfrastrukturKunjungan kerja singkat yang ditutup dengan keberangkatan kembali Wapres Gibran menuju Jakarta pada pukul 16.15 WIB ini meninggalkan harapan besar bagi masyarakat Gayo Lues.
Langkah sinergi antara pemerintah pusat melalui Wapres Gibran dan pemerintah daerah melalui Bupati Suhaidi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan infrastruktur di Desa Kendawi.
Dengan dibangunnya kembali fasilitas tersebut, masyarakat—khususnya para pelajar—dapat kembali beraktivitas, menimba ilmu, dan melintasi akses menuju sekolah dengan aman, nyaman, serta terhindar dari risiko bahaya.





