Dailybisnis.com, Medan – Memasuki pertengahan Januari 2026, sejumlah harga komoditas pangan di Sumatera Utara mulai menunjukkan fluktuasi. Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga gula pasir tercatat mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan.
Tim Pemantau Harga Bahan Pangan Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengungkapkan bahwa kenaikan harga gula pasir di Medan berkisar antara Rp250 hingga Rp750 per kilogram.
“Di Pasar Brayan misalnya, pekan lalu gula pasir masih dijual Rp17.250 per kg, namun saat ini sudah menyentuh Rp18.000 per kg. Kenaikan serupa dalam rentang Rp250 hingga Rp500 per kg juga terjadi di Pasar Petisah, Pasar Aksara, dan Pusat Pasar,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (14/1/2026).
Pasokan Gula Menipis, Produksi Lokal Segera Dimulai
Gunawan menilai kenaikan ini dipicu oleh stok pasokan yang tengah berada di titik terendah serta pengaruh pelemahan mata uang Rupiah. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik.
Dua pabrik gula utama di Sumut, yakni Sei Semayang dan Kuala Madu, diproyeksikan akan mulai beroperasi kembali pada akhir Januari ini.
“Potensi harga kembali normal sangat besar dalam waktu dekat. Saya berkeyakinan tren kenaikan ini sudah terhenti seiring dengan rencana penambahan pasokan dalam kurun waktu empat bulan ke depan,” tambahnya.
Peringatan Dini: Stok Cabai di Batubara Menyusut
Selain gula, Gunawan memberikan catatan khusus untuk komoditas cabai menjelang bulan suci Ramadhan yang jatuh pada bulan Maret mendatang. Ia memprediksi adanya potensi gangguan pasokan di salah satu sentra produksi utama.
“Kita perlu waspada pada komoditas cabai. Di bulan Februari nanti, Sumatera Utara diperkirakan akan kehilangan produksi maksimal 80 ton per hari akibat minimnya produksi di wilayah Batubara. Ini berpeluang memicu kenaikan harga jelang Ramadhan,” jelasnya.
Beras dan Minyak Goreng Diprediksi Stabil
Berbeda dengan cabai, Gunawan membawa kabar baik untuk komoditas pokok lainnya:
- Beras: Diproyeksikan stabil karena musim panen raya dimulai pada Januari ini, sehingga pasokan akan sangat mumpuni hingga Idul Fitri.
- Minyak Goreng: Diperkirakan tetap stabil meskipun harga CPO dunia sedang mengalami lonjakan.
- Daging Ayam & Sapi: Pasokan dinilai mampu menyesuaikan permintaan pasar, selama tidak ada gangguan cuaca ekstrem atau lonjakan biaya bahan baku produksi.
Secara keseluruhan, Tim Pemantau Harga menilai kebutuhan pangan masyarakat Sumatera Utara masih akan relatif terkendali setidaknya hingga perayaan Idul Fitri di bulan Maret mendatang.











































