• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

IHSG Anomali Saat Bursa Asia Menghijau, Pengamat: Geopolitik dan Kebijakan AS Bebani Rupiah

by Efendi
Januari 27, 2026
in Editorial
0
IHSG Anomali Saat Bursa Asia Menghijau, Pengamat: Geopolitik dan Kebijakan AS Bebani Rupiah
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Pasar keuangan domestik menunjukkan pergerakan yang kontras pada perdagangan hari ini. Di saat harga emas dunia kokoh bertahan di atas level psikologis $5.000 per ons troy, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan mata uang Rupiah justru terpantau mengalami koreksi.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin, menjelaskan bahwa harga emas dunia saat ini ditransaksikan di kisaran $5.066 per ons troy atau setara dengan Rp2,74 juta per gram. Meskipun sempat menyentuh angka $5.100 sebelum aksi profit taking, emas tetap menjadi primadona investor di tengah memanasnya suhu geopolitik global.

RelatedPosts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

“Sentimen geopolitik memang lebih sulit diprediksi arahnya dibandingkan kebijakan moneter Bank Sentral. Memburuknya tensi geopolitik memicu kepanikan investor yang kemudian berbondong-bondong mengalihkan aset mereka ke safe haven seperti emas,” ujar Gunawan Benjamin, Selasa (27/1/2026).

IHSG Alami Anomali

Berbeda nasib dengan emas, IHSG pada perdagangan pagi ini dibuka melemah di level 8.974 dan mulai bergerak turun menuju level psikologis 8.900. Gunawan mencatat adanya anomali pada pergerakan indeks domestik hari ini.

“IHSG bergerak anomali karena tetap melemah di saat mayoritas bursa saham di Asia justru menunjukkan kinerja yang membaik,” tambahnya.

Tekanan Rupiah Jelang Kebijakan Bank Sentral AS

Di pasar valuta asing, Rupiah juga tidak berdaya dengan ditransaksikan melemah di kisaran level 16.795 per Dolar AS. Pelemahan ini terjadi menjelang pengumuman kebijakan moneter terbaru dari Bank Sentral AS (The Fed).

Gunawan memproyeksikan Rupiah hari ini akan bergerak dalam rentang 16.770 hingga 16.830 per Dolar AS. Kondisi nilai tukar yang tertekan ini diperkirakan akan terus memberikan beban bagi kinerja IHSG.

“Pelemahan Rupiah ini menjadi faktor penekan bagi IHSG, yang hari ini diprediksi akan bergerak dalam rentang lebar antara 8.850 hingga 8.980,” tutup Gunawan.

Tags: Analis Pasar ModalIHSGPasar ModalSaham
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

by Gunawan
September 22, 2026
0

Dailybisnis.com, Batam — Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, mendatangi langsung gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri...

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026. Bank syariah pionir di...

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Padang - Laju kerusakan lingkungan dan penurunan populasi satwa endemik di Kepulauan Mentawai telah mencapai tahap darurat. Aliansi Mentawai...

Recommended

Manajemen Fiskal Pro-Rakyat: Pemprov Sumut Suntik Rp472 Miliar untuk Berobat Gratis di 2026

Manajemen Fiskal Pro-Rakyat: Pemprov Sumut Suntik Rp472 Miliar untuk Berobat Gratis di 2026

9 bulan ago
Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Sampah di Medan Baru

Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Sampah di Medan Baru

2 minggu ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In