Dailybisnis.com, Medan – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif pada penutupan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan dan sempat menyentuh level psikologis baru di 9.100, meski kemudian ditutup di level 9.075,406 atau naik 0,47%.
Analis Keuangan, Gunawan Benjamin, menilai bahwa penguatan IHSG hari ini, Kamis (15/1/2026), didorong oleh sentimen positif dari ekspektasi kebijakan moneter global dan kinerja solid saham-saham blue chip.
“IHSG hari ini sempat menunjukkan taji dengan menyentuh rekor tertinggi di 9.100, sebelum akhirnya ada aksi ambil untung tipis. Motor penggerak utamanya jelas dari sektor perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Pelaku pasar terlihat sangat optimis merespons ekspektasi penurunan suku bunga acuan ke depan,” ujar Gunawan Benjamin.
Selain sektor perbankan, saham PTRO juga turut memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga tren positif bursa domestik, yang bergerak selaras dengan mayoritas bursa saham di Asia.
Rupiah Tertekan Sentimen Global
Berbanding terbalik dengan bursa saham, mata uang Rupiah justru ditutup melemah di level Rp16.880 per US Dolar. Sepanjang perdagangan, Rupiah bergerak di rentang sempit Rp16.855 hingga Rp16.885.
Menurut Gunawan, pelemahan ini tak lepas dari faktor geopolitik dan kondisi ekonomi di Timur Tengah. “Ada tekanan psikologis bagi mata uang Asia, termasuk Rupiah, akibat memburuknya kondisi ekonomi di Iran. Hal ini memicu kekhawatiran pelaku pasar, meskipun indeks US Dolar sendiri sebenarnya terpantau stabil di pasar Asia,” tambahnya.
Emas Menanti Keputusan The Fed
Di pasar komoditas, harga emas dunia sempat mengalami tekanan di bawah level $4.600 per ons troy sebelum akhirnya pulih ke kisaran $4.619 per ons troy pada sesi sore. Di tingkat domestik, harga emas masih kokoh bertahan di kisaran Rp2,5 juta per gram.
“Emas saat ini berada dalam fase wait and see. Harganya diprediksi akan terus berfluktuasi di kisaran $4.600 sambil menunggu arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) dalam waktu dekat serta perkembangan dinamika politik global,” tutup Gunawan.
Poin Utama Berita:
• IHSG: Ditutup menguat 0,47% ke 9.075 (Sempat menyentuh 9.100).
• Top Gainers: BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, PTRO.
• Kurs Rupiah: Melemah ke Rp16.880 per US Dolar.
• Harga Emas: Stabil di Rp2,5 juta/gram (Dunia: $4.619/ons troy).











































