Dailybisnis.com, Jakarta – Tren investasi emas di kalangan masyarakat Indonesia menunjukkan lonjakan fantastis. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melaporkan kinerja produk Solusi Emas Hijrah yang tumbuh eksponensial sepanjang tahun 2025, membuktikan bahwa emas tetap menjadi primadona investasi jangka panjang yang aman dan sesuai syariah.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, pembiayaan emas di bank murni syariah pertama di Indonesia ini mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa.
Pertumbuhan Fantastis: Tembus Rp1,1 Triliun
Data menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap kepemilikan emas secara syariah:
- Pertumbuhan Nilai: Pembiayaan melonjak 33 kali lipat secara year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun.
- Jumlah Nasabah: Rekening aktif (number of account) meroket 1.218% (yoy) menjadi 24.335 akun.
“Kenaikan signifikan ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap Solusi Emas Hijrah. Kami optimistis tren positif ini berlanjut di 2026, mengingat minat masyarakat terhadap investasi aman (safe haven) masih sangat besar,” ujar Ricky dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).
Cicil Emas Tanpa Cemas: Harga “Dikunci” Sejak Awal
Keunggulan utama yang membuat produk ini dilirik adalah fitur proteksi harga. Nasabah tidak perlu khawatir dengan fluktuasi harga emas yang cenderung naik di pasaran karena harga sudah disepakati dan dikunci di awal akad.
Beberapa kemudahan yang ditawarkan antara lain:
- Pilihan Berat: Mulai dari 5 gram hingga 500 gram.
- Tenor Panjang: Masa angsuran hingga maksimum 10 tahun.
- DP Ringan: Uang muka (down payment) mulai dari 0%.
- Kualitas Terjamin: Logam mulia dipasok langsung oleh mitra terpercaya seperti Antam, Galeri24, dan EMASKU.
Digitalisasi dan Target 2026
Selain melalui kantor cabang, Bank Muamalat mempermudah akses lewat aplikasi Muamalat Digital Islamic Network (MDIN). Nasabah kini bisa merencanakan kepemilikan emas hanya melalui smartphone.
Menatap tahun 2026, pembiayaan emas akan tetap menjadi fokus utama bisnis Bank Muamalat. Dengan proyeksi harga emas yang stabil menguat, Ricky yakin penetrasi produk ini masih sangat luas, baik untuk nasabah lama maupun masyarakat umum yang ingin beralih ke investasi berbasis syariah.
“Kami akan terus mendorong inklusi pembiayaan emas syariah sebagai solusi finansial yang berkah dan menguntungkan bagi masyarakat luas,” pungkas Ricky.











































