Dailybisnis.com, Jakarta – Brand fashion asal Medan, Sumatera Utara, Navikara, tampil memukau dalam Closing Ceremony BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Simalungun, Navikara menampilkan 10 look adibusana kontemporer yang memadukan estetika upcycled denim dengan warisan wastra Nusantara, Ulos Simalungun.
Di bawah arahan desainer utama Junot Hutabarat, Navikara konsisten mengusung konsep rework untuk mengubah material denim bekas menjadi busana bernilai seni tinggi. Langkah ini menjadi wujud nyata kampanye “Aksi Kecil untuk Bumi” guna menekan limbah tekstil dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan (sustainable fashion).
Ajang BTN IFW 2026 sendiri mengusung tema besar “Ulos Simetria,” yang menjadi momentum strategis bagi budaya Sumatera Utara untuk bersinar di kancah mode nasional. Melalui tema ini, Ulos diinterpretasikan secara modern dan inovatif tanpa melunturkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
“Happy sekali, apalagi melihat antusias para pecinta fashion. Fashion stylists bisa melihat runway dari 10 koleksi dan memperhatikan teknik pengerjaan, karakter design dan arah style-nya. Pesan dari Navikara juga sangat tersampaikan dan berpadu dengan wastra,” ujar Junot Hutabarat, desainer Navikara, Minggu (2/8).
“Pesannya, Navikara akan selalu menunggu kolaborasi dari setiap orang yang akan menyumbangkan denim bekas yang tidak digunakan lagi,” tambahnya.
Kehadiran 10 koleksi di panggung penutupan tersebut memperlihatkan kekuatan struktur material denim daur ulang yang berpadu selaras dengan tekstur dan warna khas Ulos Simalungun. Kolaborasi ini sekaligus memperkuat sinergi antara pelaku eco-fashion independen asal Medan dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.





