Dailybisnis.com, Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan melakukan lompatan besar dalam transformasi digital layanan publik. Melalui peluncuran inovasi terbaru bernama LAKOSTE (Layanan Kunjungan Otomatis Terpadu), Rutan Medan resmi menghadirkan pengalaman kunjungan yang lebih modern, efisien, dan transparan bagi masyarakat.
Sistem LAKOSTE memungkinkan pengunjung untuk melakukan pendaftaran dan mencetak nomor antrean secara mandiri (self-service), baik untuk kunjungan tatap muka maupun penitipan barang. Setelah mencetak tiket antrean, pengunjung cukup menunggu panggilan otomatis melalui sistem pengeras suara—sebuah pola pelayanan profesional yang serupa dengan standar perbankan.
“Dengan adanya LAKOSTE, proses mendaftar kunjungan semakin mudah, sudah seperti antre di bank. Selama saya berkunjung, pelayanannya sangat memuaskan, petugasnya sopan, dan yang paling penting semuanya gratis tanpa biaya apa pun,” ungkap Tince, salah seorang pengunjung di Rutan Medan, Senin (26/1/2026).
Efisiensi dan Integritas Tanpa Pungli
Kehadiran LAKOSTE dirancang untuk memangkas waktu tunggu di bagian pendaftaran. Dengan proses yang lebih cepat, keluarga warga binaan dapat memaksimalkan waktu pertemuan di ruang kunjungan secara lebih berkualitas.
Selain itu, Rutan Kelas I Medan menegaskan bahwa seluruh fasilitas kunjungan diberikan secara gratis. Hal ini merupakan komitmen nyata pihak Rutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik pungli.
Layanan Terpadu dan Edukatif
Tak hanya soal antrean, area pendaftaran juga diperkuat dengan SILISMA (Sistem Layanan Informasi Satu Meja). Di sini, pengunjung tidak hanya sekadar bertemu kerabat, tetapi juga bisa mendapatkan edukasi terkait hak-hak warga binaan, seperti prosedur Pembebasan Bersyarat (PB) maupun Cuti Bersyarat (CB).
Inovasi berkelanjutan ini merupakan implementasi dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), khususnya dalam penguatan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan humanis.
Dengan semangat “Naik Kelas”, Rutan Kelas I Medan membuktikan bahwa birokrasi yang kaku kini telah berubah menjadi layanan yang responsif dan berorientasi sepenuhnya pada kepuasan masyarakat.











































