Dailybisnis.com, Medan – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II di Kota Medan, Jumat (3/7). Proyek ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang difokuskan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II dibangun di atas lahan seluas kurang lebih enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Fasilitas ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang menyatukan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks dengan total kapasitas 1.080 siswa.
Dalam kunjungannya, AHY menegaskan bahwa pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Kita ingin melakukan intervensi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas, bahkan di sini seluruhnya gratis, mulai dari diterima hingga lulus. Setelah lulus, mereka memiliki kesempatan memilih melanjutkan pendidikan vokasi, perguruan tinggi, maupun langsung memasuki dunia kerja,” ujar AHY.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proyek ini melibatkan sinergi lintas kementerian. Kementerian Sosial berperan sebagai pelaksana program, didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam aspek pembangunan fisik. Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bertugas memastikan koordinasi pembangunan infrastruktur berjalan optimal.
“Ini adalah salah satu upaya serius pemerintah dan merupakan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan Kementerian Sosial, dengan dukungan pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kami di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan turut mengoordinasikan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah agar program ini berjalan dengan baik,” tambahnya.
Menutup kunjungannya, AHY menekankan kewajiban negara untuk memastikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa terkendala beban ekonomi keluarga.“Negara punya kewajiban memberikan kesempatan yang baik kepada semua, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, masyarakat yang harus kita lindungi dan bantu secara ekonomi maupun sosial,” tegas AHY.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan dan seluruh pihak yang terlibat dalam merealisasikan pembangunan sekolah tersebut.
“Di balik setiap pembangunan infrastruktur ada kerja keras yang terlihat maupun tidak terlihat, mulai dari proses perencanaan, pembebasan lahan, land clearing, hingga pembangunan konstruksi. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal pembangunan ini,” tutupnya.











