Dailybisnis.com, Jakarta – Hubungan dagang antara Indonesia dan China memasuki babak baru yang semakin solid. Dengan nilai perdagangan bilateral yang menembus USD 135 miliar, J&T Express sebagai pemain logistik global mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi potensi kerja sama lintas negara, khususnya di sektor e-commerce dan rantai pasok.
Sebagai langkah nyata, J&T Express baru-baru ini menggelar program industry visit and conference yang mempertemukan perusahaan-perusahaan terkemuka dari China dengan ekosistem bisnis di Indonesia. Inisiatif ini didukung penuh oleh China Apparel Logistics Association dari China Federation of Logistics & Purchasing (CFLP).
Indonesia Sebagai “Hub” Utama Asia Tenggara
Komisaris J&T Express, Iwan Senjaya, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya mempromosikan potensi besar Indonesia di kancah ekonomi global.
“Indonesia semakin diakui sebagai pasar utama di Asia Tenggara. Berbekal jaringan luas kami, J&T Express siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional dengan menyediakan solusi logistik yang inovatif bagi perusahaan berskala global maupun lokal,” ujar Iwan, Senin (19/1/2026).
Melalui infrastruktur logistik yang terus berkembang, J&T Express memposisikan diri sebagai mitra kunci bagi perusahaan internasional yang ingin melakukan ekspansi dan memahami karakteristik pasar Indonesia yang unik.
Boyong Brand Besar: Dari Bosideng hingga Xtep
Program ini berhasil menarik perhatian para pemain besar industri gaya hidup dari Negeri Tirai Bambu. Nama-nama populer seperti Mercury Home Textiles, Bosideng, Xtep, Lancy, hingga Urban Beauty turut serta meninjau langsung fasilitas logistik J&T Express, mulai dari drop point hingga pusat penyortiran otomatis yang canggih.
Sekretaris Jenderal China Apparel Logistics Association (CFLP), Shi Wei, melihat adanya sinergi yang saling menguntungkan antara kedua negara.
“Pasar Indonesia yang dinamis menawarkan ruang pertumbuhan yang sangat besar. Kami melihat potensi kolaborasi untuk menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan dalam ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Shi Wei.
Mendorong Ekosistem Rantai Pasok Modern
Keterlibatan CFLP menjadi poin penting dalam kolaborasi ini. Sebagai organisasi nasional yang menaungi sektor fesyen, kecantikan, hingga tekstil di China, CFLP membawa semangat penguatan ekosistem logistik yang efisien.
Dengan sinergi ini, J&T Express optimis dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, sekaligus memastikan pelaku industri dalam negeri mendapatkan akses terhadap teknologi dan jaringan logistik yang mumpuni untuk bersaing di level internasional.











































