• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Permintaan Global Melemah, Volume Ekspor Karet Sumut 2025 Tergerus 1,97 Persen

by Efendi
Januari 28, 2026
in Editorial
0
Permintaan Global Melemah, Volume Ekspor Karet Sumut 2025 Tergerus 1,97 Persen
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Kinerja ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) sepanjang tahun 2025 masih menunjukkan tren yang menantang. Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut mencatat volume ekspor tahun lalu mengalami penurunan tipis sebesar 1,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah, mengungkapkan bahwa total volume ekspor karet asal Sumut pada 2025 tercatat sebanyak 249.379 ton. Angka ini menyusut sekitar 4.997 ton jika dikomparasikan dengan capaian tahun 2024 yang mencapai 254.376 ton.

RelatedPosts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

“Realisasi ini menunjukkan bahwa ekspor karet kita masih berada jauh di bawah kondisi normal yang biasanya mampu menembus angka 500 hingga 600 ribu ton per tahun,” ujar Edy Irwansyah di Medan, Rabu (28/1).

Dinamika Pasar dan Cuaca Ekstrem

Menurut Edy, penurunan ini merupakan imbas dari perlambatan permintaan global, khususnya dari sektor otomotif dan manufaktur di negara-negara importir utama. Hal ini diperparah dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda negara produsen utama seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia sendiri.

“Curah hujan tinggi hingga badai lokal telah menghambat kegiatan penyadapan dan pengolahan. Meskipun dari sisi harga, rataan harga karet SICOM TSR20 tahun 2025 meningkat menjadi 177,11 sen AS per kg, lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang sebesar 174,34 sen AS per kg,” jelasnya.

Kenaikan harga tersebut, lanjut Edy, lebih disebabkan oleh pengetatan pasokan global akibat produksi yang belum pulih sepenuhnya.

Dominasi Pasar dan Isu EUDR

Sepanjang 2025, karet Sumut telah menjangkau 39 negara tujuan. Jepang masih menjadi mitra utama dengan kontribusi 31,71%, disusul Amerika Serikat (18,04%), Brasil (10,11%), Tiongkok (8,60%), dan India (5,80%). Sementara itu, di kawasan Eropa, Spanyol dan Italia menjadi penyerap terbesar dari total 19 negara tujuan di benua tersebut.

Terkait kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR), Edy menyebut adanya sedikit ruang napas bagi pelaku industri. Penundaan penerapan kewajiban bebas deforestasi hingga 30 Desember 2026 memberikan waktu tambahan untuk persiapan sistem kepatuhan.

Proyeksi 2026: Masih Stagnan

Memasuki tahun 2026, Edy memprediksi produksi karet alam masih akan stagnan. Faktor penuaan tanaman karet dan keterbatasan peremajaan kebun menjadi kendala internal yang krusial.

“Dampak perubahan iklim dan fluktuasi minat petani akibat biaya input yang tinggi masih membayangi. Langkah strategis seperti percepatan peremajaan kebun, peningkatan mutu bahan baku, serta diversifikasi pasar ekspor sangat mendesak dilakukan guna menjaga daya saing karet Sumatera Utara di kancah global,” pungkasnya.

Tags: Gapkindo SumutKaretKaret SumutSumut
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Agen dan Koperasi di Batam

by Gunawan
September 22, 2026
0

Dailybisnis.com, Batam — Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, mendatangi langsung gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri...

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

Pembiayaan Konsumen Bank Muamalat Melesat 54,63%, Solusi Emas Hijrah Jadi Prima Dona

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026. Bank syariah pionir di...

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

Mentawai Dalam Cengkeraman Krisis: Karpet Merah Investor Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat dan Satwa Endemik

by Gunawan
September 21, 2026
0

Dailybisnis.com, Padang - Laju kerusakan lingkungan dan penurunan populasi satwa endemik di Kepulauan Mentawai telah mencapai tahap darurat. Aliansi Mentawai...

Recommended

140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

140 Tahun Perkeretaapian Sumatera Utara: Dari Jalur Tembakau Deli hingga Tulang Punggung Ekonomi Regional

3 bulan ago
Ekonomi “Hujan Rekor”: IHSG Tembus Level Psikologis 9.000, Emas Cetak Sejarah Baru Rp2,5 Juta per Gram

Ekonomi “Hujan Rekor”: IHSG Tembus Level Psikologis 9.000, Emas Cetak Sejarah Baru Rp2,5 Juta per Gram

10 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In