Dailybisnis.com, Medan – PT Railink (KAI Bandara) menggelar sosialisasi keselamatan perkeretaapian bagi 150 siswa kelas XII dan tenaga pendidik SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya keselamatan sejak dini, sekaligus memperkenalkan layanan terbaru KAI Bandara di Stasiun Lubuk Pakam.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menekankan bahwa keselamatan merupakan pilar utama dalam moda transportasi kereta api. Melalui program ini, perusahaan berharap para siswa dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang turut mengedukasi keluarga dan masyarakat sehingga tercipta budaya keselamatan yang semakin kuat,” ujar Porwanto.
Dalam sesi edukasi yang dipandu oleh Corporate Communications KAI Bandara, Sosiawan Putra Surbakti, para peserta dibekali materi krusial. Materi tersebut meliputi larangan beraktivitas di jalur rel, kepatuhan terhadap rambu-rambu di perlintasan sebidang, serta tata tertib di area stasiun.
Selain aspek keselamatan, KAI Bandara juga memperkenalkan layanan operasional terbarunya di Stasiun Lubuk Pakam yang kini dapat diakses masyarakat dengan tarif terjangkau sebesar Rp5.000. Sosialisasi ini berjalan interaktif, di mana para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar operasional kereta api maupun layanan baru tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, KAI Bandara turut menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sarana olahraga, seperti bola basket dan bola sepak, kepada SMA Negeri 1 Lubuk Pakam. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung pengembangan karakter serta prestasi siswa di bidang olahraga.
Kedepannya, KAI Bandara berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program edukasi keselamatan ke berbagai sekolah dan komunitas di wilayah operasionalnya. Langkah ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.











