Dailybisnis.com, Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas ketersediaan energi di Kota Sibolga. Menanggapi meningkatnya permintaan akan BBM subsidi jenis Biosolar, Pertamina telah melakukan optimalisasi distribusi dengan meningkatkan rata-rata penyaluran sebesar 21,7% di atas kondisi normal.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjamin meski sempat terjadi kepadatan kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada jam-jam tertentu. Pertamina menegaskan bahwa tidak ada kendala pasokan maupun pengurangan kuota Biosolar untuk wilayah Sibolga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah tersebut.
“Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran BBM dengan dukungan operasional Fuel Terminal Sibolga guna menjaga ketersediaan stok di SPBU sesuai kebutuhan masyarakat. Kami memastikan tidak ada gangguan pasokan maupun pengurangan kuota Biosolar di wilayah Sibolga, dan kami terus memantau agar pelayanan tetap berjalan optimal,” ujar Fahrougi, Senin (29/6).
Sebagai upaya antisipasi kemacetan dan ketidaktertiban di area pengisian, Pertamina telah menjalin koordinasi intensif dengan pengelola SPBU serta Dinas Perhubungan. Sistem marshalling atau pengaturan arus kendaraan kini diterapkan untuk mengurai kepadatan di sekitar SPBU. Selain itu, Fuel Terminal Sibolga terus disiagakan untuk memastikan pasokan dapat langsung didistribusikan saat terjadi lonjakan konsumsi.
Lebih lanjut, Fahrougi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi penyaluran BBM subsidi agar tetap tepat sasaran. Pertamina juga mengajak peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya distribusi di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukannya. Jika masyarakat menemukan indikasi penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi, jangan ragu untuk melaporkannya melalui Pertamina Contact Center di nomor 135 agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.
Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, Pertamina optimistis bahwa ketersediaan energi bagi masyarakat di Sibolga akan tetap terjaga dengan baik dan distribusi dapat berjalan lancar.











