• About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, September 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Dailybisnis.com
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Politik
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Ragam
    • Film
    • Musik
    • Tekno
No Result
View All Result
Dailybisnis.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Permintaan Global Melemah, Volume Ekspor Karet Sumut 2025 Tergerus 1,97 Persen

by Efendi
Januari 28, 2026
in Editorial
0
Permintaan Global Melemah, Volume Ekspor Karet Sumut 2025 Tergerus 1,97 Persen
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dailybisnis.com, Medan – Kinerja ekspor karet Sumatera Utara (Sumut) sepanjang tahun 2025 masih menunjukkan tren yang menantang. Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut mencatat volume ekspor tahun lalu mengalami penurunan tipis sebesar 1,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah, mengungkapkan bahwa total volume ekspor karet asal Sumut pada 2025 tercatat sebanyak 249.379 ton. Angka ini menyusut sekitar 4.997 ton jika dikomparasikan dengan capaian tahun 2024 yang mencapai 254.376 ton.

RelatedPosts

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

“Realisasi ini menunjukkan bahwa ekspor karet kita masih berada jauh di bawah kondisi normal yang biasanya mampu menembus angka 500 hingga 600 ribu ton per tahun,” ujar Edy Irwansyah di Medan, Rabu (28/1).

Dinamika Pasar dan Cuaca Ekstrem

Menurut Edy, penurunan ini merupakan imbas dari perlambatan permintaan global, khususnya dari sektor otomotif dan manufaktur di negara-negara importir utama. Hal ini diperparah dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda negara produsen utama seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia sendiri.

“Curah hujan tinggi hingga badai lokal telah menghambat kegiatan penyadapan dan pengolahan. Meskipun dari sisi harga, rataan harga karet SICOM TSR20 tahun 2025 meningkat menjadi 177,11 sen AS per kg, lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang sebesar 174,34 sen AS per kg,” jelasnya.

Kenaikan harga tersebut, lanjut Edy, lebih disebabkan oleh pengetatan pasokan global akibat produksi yang belum pulih sepenuhnya.

Dominasi Pasar dan Isu EUDR

Sepanjang 2025, karet Sumut telah menjangkau 39 negara tujuan. Jepang masih menjadi mitra utama dengan kontribusi 31,71%, disusul Amerika Serikat (18,04%), Brasil (10,11%), Tiongkok (8,60%), dan India (5,80%). Sementara itu, di kawasan Eropa, Spanyol dan Italia menjadi penyerap terbesar dari total 19 negara tujuan di benua tersebut.

Terkait kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR), Edy menyebut adanya sedikit ruang napas bagi pelaku industri. Penundaan penerapan kewajiban bebas deforestasi hingga 30 Desember 2026 memberikan waktu tambahan untuk persiapan sistem kepatuhan.

Proyeksi 2026: Masih Stagnan

Memasuki tahun 2026, Edy memprediksi produksi karet alam masih akan stagnan. Faktor penuaan tanaman karet dan keterbatasan peremajaan kebun menjadi kendala internal yang krusial.

“Dampak perubahan iklim dan fluktuasi minat petani akibat biaya input yang tinggi masih membayangi. Langkah strategis seperti percepatan peremajaan kebun, peningkatan mutu bahan baku, serta diversifikasi pasar ekspor sangat mendesak dilakukan guna menjaga daya saing karet Sumatera Utara di kancah global,” pungkasnya.

Tags: Gapkindo SumutKaretKaret SumutSumut
Efendi

Efendi

Efendi merupakan Corporate Leader DailyBisnis.com yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan organisasi perusahaan serta mendukung pengelolaan media dan kegiatan editorial DailyBisnis.com.

Related Posts

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

Lima Orangutan di Hutan Odisha, India dan Jejak Kejahatan yang Harus Diungkap

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan — Penemuan lima orangutan muda di kawasan hutan Bichitrapur, Distrik Balasore, Odisha, India, pada 8 September 2026, memicu...

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Sergai: Mobil Box Sundul Tronton, 3 Orang Tewas

by Gunawan
September 9, 2026
0

Dailybisnis.com, Sedangbedagai - Kecelakaan lalu lintas merenggut tiga korban jiwa di ruas Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di KM 54.700...

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

Lakukan Penyegelan Ulang, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat Siap Tindak Hiburan Malam Tanpa Izin

by Gunawan
September 8, 2026
0

Dailybisnis.com, Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Pemerintah Kabupaten Langkat mengambil sikap tegas terhadap tempat hiburan malam...

Recommended

Emas 2026: Safe Haven di Tengah Badai Geopolitik, Berpotensi Tembus $5.750?

Emas 2026: Safe Haven di Tengah Badai Geopolitik, Berpotensi Tembus $5.750?

7 bulan ago
HUT ke-61, PGN Area Medan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Langsa dan Aceh Tamiang

HUT ke-61, PGN Area Medan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Langsa dan Aceh Tamiang

4 bulan ago
Dailybisnis.com

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Politik
  • News
  • Film
  • Musik
  • Olahraga
  • Fashion
  • Tekno
  • Health

Dailybisnis.com ©2026 • All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In