Dailybisnis.com, Bandung — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Bank murni syariah pertama di Tanah Air ini resmi menyalurkan pembiayaan untuk mendukung pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung, Jawa Barat. Gedung ini nantinya bakal difungsikan sebagai pusat kolaborasi, pemberdayaan, dan kegiatan sosial-keumatan.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata Bank Muamalat tak hanya sekadar menjalankan fungsi transaksi keuangan syariah. Sebagai pionir, Bank Muamalat ingin terus menjadi mitra strategis bagi lembaga yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.
“Pemberdayaan ekonomi umat dan nilai-nilai kebaikan dapat terus kita sebarkan untuk kemaslahatan umat. Sebagai bank yang lahir dari umat, kami ingin terus hadir memberikan manfaat, dan turut memberdayakan serta mengembalikan sukses Bank Muamalat kepada umat,” ujar Ricky, Kamis (8/10).
Lewat kerja sama strategis bareng berbagai pihak dan lembaga filantropi, Bank Muamalat menggabungkan fungsi keuangan dengan tanggung jawab sosial keagamaan. Tujuannya jelas, yakni mendorong kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan.
Ricky juga menambahkan, dukungan untuk fasilitas publik dan sosial seperti Gedung Kolabora Kebaikan ini sangat sejalan dengan prinsip maqashid syariah yang diusung bank. Sebagai ruang berkumpul untuk melahirkan gagasan serta literasi ekonomi syariah, gedung ini berperan sebagai wadah menjaga dan mengembangkan akal (Hifzh al-‘Aql).
“Ketika gagasan tersebut bertransformasi menjadi program pemberdayaan sosial, ia akan membantu mengangkat taraf hidup masyarakat, yang secara tidak langsung melindungi jiwa (Hifzh an-Nafs) dari ketimpangan sosial,” imbuh Ricky.
Ke depan, Gedung Kolabora Kebaikan diharapkan bisa menjadi tempat bertemunya para pemangku kepentingan untuk menciptakan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas dan tahan lama.





