Dailybisnis.com, Medan – Sebagai salah satu dedengkot Blackened death metal Indonesia yang konsisten berkiprah sejak 2003, ROWORONTHEK asal Medan, akan kembali menunjukkan eksistensinya di panggung Bloc Underground, Pos Bloc Medan, Sabtu (2/5) mendatang.
Kabar ini resmi diumumkan Quitting Collective melalui akun Instagram mereka pada Minggu, 19 April 2026.
Kehadiran ROWORONTHEK yang dikenal lewat hits “Tuhan” ini menjadi angin segar dalam jajaran line-up Bloc Underground, yang juga akan dimeriahkan unit extreme lainnya, seperti Fingerprint, Infect, Gergaji Beton, Brutal Youth, Dispencer, Leuser dan band-band cadas paling berisik.
“The Phase 4 lineup has been release“ tulis akun Instagram @quitting.collective.
Dalam potret yang beredar, terlihat empat sosok ROWORONTHEK dengan karakter kuat memperkenalkan satu wajah baru untuk mengisi kekosongan personel sebelumnya.
Ada Odenk pada drum yang merupakan mantan drumer unit death metal DJIN (Medan), menjadi pemersatu elemen-elemen musik ROWORONTHEK sekarang.
Kini, formasi ROWORONTHEK beranggotakan Jun (vokal), Topek (bass), Kiteng (gitar), Odenk (drum), dan Sai (gitar).
“Pemilihan Odenk untuk posisi drum, karena ia memiliki karakter bermain yang tekhnikal menurut para personel. Pukulan-pukulan agresif yang bernyawa sangat cocok saat memainkan lagu-lagu ROWORONTHEK,” ucap Jun dalam keterangan resminya, Sabtu (19/4).
Tak hanya memperkenalkan formasi baru, ROWORONTHEK juga kembali tebar amunisi merilis lagu-lagu terbaru dengan masih mengangkat lirik-lirik Konspirasi dan Kritik Sosial. Salah satunya berjudul “Laskar Neraka Serikat”. Lagu ini menjadi momen penting sekaligus penanda langkah baru perjalanan unit black death metal mereka.
“Di single ini (Laskar Neraka Serikat) kami ingin membicarakan tentang perspektif legitimasi sebuah bangsa besar yang menyimpang, tapi dianggap benar,” ungkapnya.
Menurutnya, single ini menjadi respon kemarahan dan kekecewaan terhadap kondisi dunia saat ini. Manipulasi dan kegelapan bersembunyi di balik wajah yang terlihat benar. Secara keseluruhan, menandakan evolusi musikal yang menegaskan musik mereka harus terus menyuarakan.
“Kami mencoba menyuarakan hal ini, karena kelompok-kelompok yang tampak seolah benar justru berpotensi membawa kehancuran bagi banyak bangsa” jelasnya.
Sementara, untuk penggarapan lagu ROWORONTHEK mempercayakan Kiteng sebagai produser musiknya. Seluruh proses pembuatan lagu dilakukan bersama sama di AKZ Studio dengan proses jamming.
Perubahan pola kerja ini dilakukan agar materi materi lagu dari ROWORONTHEK yang sekarang bisa lebih menonjolkan karakter permainan personelnya.
“Sejauh ini, proses pengerjaan rekamnya sudah selesai dan tengah dalam tahap pemolesan mixing dan mastering. Target perilisannya, akan kita mainkan di Bloc Underground” pungkasnya.











