Dailybisnis.com, Medan – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NW (41) harus kembali berurusan dengan hukum. Warga Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan ini ditangkap Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan lantaran nekat berjualan ganja di lingkungan rumahnya sendiri pada Jumat (11/9/2026) sore.
Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas terlarang pelaku. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim 9 Unit 3 Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan yang dipimpin Iptu Berry Anggara, SH, MH, langsung bergerak ke lokasi dan menyergap NW yang tengah memegang dua paket ganja siap edar.
“NW kami amankan saat diduga hendak melakukan transaksi, diawal penangkapan kami menyita 2 paket ganja siap edar, yang disita dari tangan pelaku,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (14/9/2026) siang.
NW sempat berkilah saat ditanya mengenai barang bukti lainnya. Namun, ketelitian petugas di lapangan membuahkan hasil. Saat menggeledah area sekitar lokasi penangkapan, polisi menemukan tas berisi dua paket ganja tambahan.
“Pelaku ini sempat berkilah ada menyimpan narkoba lain saat pertama ditangakap dengan 2 paket ganja kering, namun berkat kejelian tim di lapangan, kami temukan paket ganja tambahan di dalam sebuah tas,” tambah Rafli.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, NW ternyata seorang residivis kasus narkoba. Ia pernah dipenjara pada tahun 2022 dan baru bebas pada 2025 lalu. Sayangnya, baru dua pekan menghirup udara segar, NW kembali tergiur menjadi pengedar. NW mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial BT dengan sistem transaksi tanpa tatap muka.
“NW ini residivis kasus yang sama. NW, mengaku mendapat pasokan narkoba dari seorang pria berinisial BT. NW dan BT tidak bertemu saat bertransaksi, biasanya spot – spot dimana narkoba akan diletak akan ditentukan oleh BT. Terkadang di tong sampah, terkadang di pinggir selokan. Setelah diletakkan, NW nantinya akan mengambilnya dan kemudian mengedarkannya. BT ini yang sedang kami kejar, kami pastikan BT tidak akan bisa bersembunyi dan akan kami tangkap dalam waktu dekat,” pungkas Rafli.





