Dailybisnis.com, Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketahanan pasokan energi untuk berbagai sektor strategis tetap terjaga optimal setelah masa perayaan Idulfitri 2026. Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk transportasi laut, pembangkit listrik, hingga sektor industri dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala.
Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran arus balik yang masih berlangsung serta memastikan roda ekonomi di wilayah Sumbagut kembali bergerak normal pasca-libur panjang.
Konsumsi Angkutan Laut Meningkat
Selama periode mudik dan balik, sektor transportasi laut menjadi salah satu fokus utama. Pertamina mencatat adanya kenaikan signifikan pada konsumsi BBM untuk kapal penumpang.
Jelang Idulfitri, konsumsi harian angkutan laut melonjak dari rata-rata 220 KL per hari menjadi 270 KL per hari, atau naik sekitar 20 persen. Meski sempat melonjak, saat ini penyaluran mulai berangsur stabil seiring berakhirnya puncak arus balik.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan pihaknya terus memantau distribusi di lapangan secara real-time.
“Pertamina terus memonitor kondisi penyaluran energi di seluruh wilayah Sumbagut agar tetap berjalan optimal. Kami juga memastikan kebutuhan BBM dan LPG, baik untuk masyarakat maupun sektor industri dan pelayanan publik, dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Fahrougi, Rabu (25/3/2026).
Stabilitas Energi di Sektor Listrik dan Industri
Berbeda dengan transportasi laut, kebutuhan BBM untuk sektor kelistrikan tercatat relatif stabil selama periode Lebaran. Hal ini memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga tanpa adanya fluktuasi pasokan yang berarti.
Sementara itu, untuk sektor industri dan manufaktur, aktivitas operasional kini mulai kembali ke pola normal setelah sempat mengalami penyesuaian selama masa libur.
Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Anggoro Wibowo, menambahkan bahwa pihaknya siap melayani kembalinya aktivitas usaha para pelanggan industri.
“Seiring dengan mulai normalnya kembali aktivitas usaha, kami melihat kebutuhan BBM industri juga berangsur stabil. Pertamina memastikan kesiapan pasokan energi bagi seluruh pelanggan industri, termasuk sektor transportasi laut, kelistrikan, manufaktur, dan sektor usaha lainnya, agar operasional dapat berjalan dengan lancar,” jelas Anggoro.
Pengawasan Satgas RAFI 2026
Hingga saat ini, Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 masih terus bekerja memantau penyaluran energi di lapangan. Pertamina berkoordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk menjamin keamanan dan kelancaran layanan di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman pasca-hari raya.











