Dailybisnis.com, Medan Belawan – Pelarian RM alias D (22), salah satu komplotan pencurian dengan kekerasan (curas) yang meresahkan pengendara di kawasan Industri Medan (KIM) Mabar, akhirnya terhenti di tangan Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan. Pemuda ini diringkus di Jalan Manahan I, Mabar Hilir, Medan Deli, beserta sebilah pisau yang dipakai untuk melukai korbannya.
Penangkapan RM merupakan hasil pengembangan dari dua rekannya, berinisial DS dan YKP, yang sudah lebih dulu mendekam di sel tahanan.
“Dari hasil pengembangan, tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku dan langsung melakukan penangkapan. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui keterlibatannya dalam aksi Curas terhadap korban Bayu Pratama Sudewo,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, S.H., M.H.
Aksi Sadis Modus Cabut Kunci
Aksi kejam ini dialami Bayu Pratama Sudewo (26). Saat mengendarai sepeda motor dari arah Mabar Pasar IV menuju KIM V, korban tiba-tiba dipepet oleh tiga pelaku yang berboncengan satu sepeda motor di Jalan Pembatasan KIM V, Desa Saentis.
Tanpa mengulur waktu, para pelaku langsung mencabut kunci kontak hingga sepeda motor korban hilang kendali dan jatuh tersungkur. Dua pelaku kemudian turun menodongkan pisau untuk merampas dompet dan ponsel. Korban yang berupaya mempertahankan barang miliknya justru ditikam di bagian paha kiri sebelum para pelaku membawa kabur motor, dompet, serta ponselnya.
Dari hasil kejahatan tersebut, sepeda motor korban dijual seharga Rp9 juta. RM mengaku mendapatkan bagian lebih dari dua juta rupiah.
“Pelaku mengakui bahwa dirinya bersama dua rekannya berinisial DS dan YKP melakukan aksi tersebut. Sepeda motor hasil kejahatan kemudian dijual seharga Rp9 juta dan pelaku mengaku menerima bagian sebesar Rp2.050.000,” jelas AKP Agus Purnomo.
Mencoba Kabur Hingga Diberi Tindakan Tegas
Langkah RM berakhir ketika polisi membawanya untuk mencari barang bukti. Pelaku justru mencoba melawan petugas dan melarikan diri. Meski tembakan peringatan sudah dilepaskan, pelaku tetap tidak mengindahkan imbauan petugas.
Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkannya. Pelaku sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Belawan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Belawan guna proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan masih terus melakukan pengembangan untuk mengusut tuntas seluruh rangkaian aksi kejahatan kelompok ini.





